Ada 6 Titik Relokasi Kabel di Jakarta Barat pada 2027

Kabel udara di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Ada 6 Titik Relokasi Kabel di Jakarta Barat pada 2027

Siti Yona Hukmana • 15 October 2026 14:42

Jakarta: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melalui Suku Dinas Bina Marga terus menggenjot program penataan dan perapian jaringan utilitas secara berkala. Setidaknya ada 6 titik relokasi kabel yang akan dilakukan pada 2027.

“Ada enam lokasi prioritas baru yang belum kami sentuh yang akan masuk target berikutnya karena berdasarkan pantauan kabelnya sangat banyak,” kata Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota serta Penerangan Jalan Umum (PJU) Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar, kepada Metrotvnews.com, Kamis, 15 Oktober. 

Adapun keenam lokasi itu berada di Jalan Palmerah Barat, Jalan Kemanggisan Raya, Jalan Meruya Utara, Jalan Meruya Selatan, Jalan Tanjung Duren Barat IV, dan Jalan Mangga. Namun, belum ada data pasti mengenai panjang relokasi kabel.

“Untuk panjang kilometernya secara detail belum dirinci karena masih berupa usulan. Hari ini kami merapatkannya bersama pihak APJATEL (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi) untuk membahas rencana tahun 2027 dan mengevaluasi kekurangan di tahun 2026,” ungkap Jabbar.

Program penataan kabel di Jakarta Barat ini dijalankan tanpa mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh pembiayaan proyek penertiban diusahakan menggunakan dana mandiri dari para vendor melalui skema kolaborasi.

“Melalui sosialisasi dan kerja sama, lokasi-lokasi tersebut bisa rapi. Bisa menggunakan anggaran vendor tanpa APBD sebenarnya merupakan sebuah pencapaian,” kata Jabbar.

Sementara itu, progres penataan kabel untuk target tahun ini terus dikebut agar dapat rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 

“Untuk target tahun 2026 sepanjang 2,2 kilometer ini sedang berjalan dan harus selesai dalam setahun,” kata Jabbar. 

Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota serta Penerangan Jalan Umum (PJU) Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

Tahapan konstruksi di lapangan kini sebagian besar telah memasuki fase penyambungan akhir ke jaringan rumah warga setelah proses pemasangan pipa pelindung atau subduct selesai dilakukan. 

“Sudah berjalan, sebagian mungkin tinggal proses penyambungan (connecting). Untuk galian fisiknya mungkin sudah selesai. Pertama-tama subduct masuk dulu, setelah itu baru dilakukan connecting ke bawah, menyambung ke rumah-rumah warga,” ungkap Jabbar. 

Jabbar menyebut bila aktivitas galian telah selesai, pengerjaan fisik utama yang berpotensi mengganggu lalu lintas berangsur berkurang. Dengan berkurangnya proses penggalian terbuka di ruas jalan, masyarakat diharapkan dapat segera beraktivitas seperti biasa.

“Menurut saya, kalau di jalan tersebut sudah tidak ada aktivitas galian, berarti galiannya sudah selesai dan tinggal proses connecting,” kata Jabbar.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Siti Yona Hukmana)