Kondisi Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa, 13 Oktober 2026. Istimewa.
7 Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Dibatalkan Imbas Asap Karhutla
Muhammad Syawaluddin • 13 October 2026 16:37
Makassar: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak pada kualitas udara dan mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Tercatat tujuh penerbangan mengalami pembatalan pada 12 Oktober 2026.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait. Pihak bandara juga memastikan informasi penerbangan disampaikan secara akurat kepada masyarakat.
"Memang terdapat penerbangan kami yang cancel akibat weather yang ada di destinasi kami," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 13 Oktober 2026.
Baca Juga :
Tujuh penerbangan yang batal akibat cuaca buruk adalah penerbangan rute Makassar–Sorong, satu penerbangan rute Makassar–Ambon, dua penerbangan rute Makassar–Ternate, dan satu penerbangan rute Makassar–Mamuju.
"Tujuh penerbangan mengalami pembatalan dengan total 1.070 penumpang terdampak," ungkapnya.
Ruly mengatakan tujuh penerbangan dibatalkan akibat cuaca buruk yang berkaitan dengan dampak karhutla. Untuk menangani penumpang terdampak, pihak bandara berkoordinasi dengan maskapai terkait opsi pengembalian dana (refund).
"Juga penjadwalan ulang penerbangan (reschedule), serta penyediaan area istirahat bagi penumpang yang terdampak," ujarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan kondisi cuaca dan mendukung kelancaran operasional penerbangan.

Pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Dokumentasi/ Istimewa.
Manajemen juga berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca. Koordinasi ini dilakukan untuk mendukung pemantauan operasional dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan.
"Kami berkoordinasi dengan Airnav dan BMKG untuk mendapatkan informasi update terkait dengan weather tujuan tersebut terkait dengan karhutla," jelasnya.
Ruly mengimbau kepada calon penumpang agar selalu memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menjaga kelancaran operasional. Manajemen juga memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.