TNI AU Siagakan Helikopter Super Puma Padamkan Karhutla Gunung Lawu

Helikopter Super Puma TNI AU melakukan pemadaman api dengan metode 'water bombing' di kawasan Gunung Lawu, Jawa Tengah, Rabu, 21 Oktober 2026. ANTARA/Ho-Humas TNI AU

TNI AU Siagakan Helikopter Super Puma Padamkan Karhutla Gunung Lawu

Silvana Febiari • 26 October 2026 12:53

Karanganyar: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menyiagakan helikopter Super Puma dari Skadron Udara 6 untuk dikerahkan menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (kahutla) di kawasan Gunung Lawu, Jawa Tengah. Helikopter itu telah disiagakan sejak Rabu, 21 Oktober 2026.

"Pengerahan helikopter ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan karhutla melalui dukungan operasi udara, khususnya di kawasan dengan medan yang menyulitkan penanganan dari darat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi, dilansir dari Antara, Senin, 26 Oktober 2026. 


Helikopter itu membantu proses pemadaman dengan metode water bombing atau menjatuhkan air dari udara. Tidak hanya itu, helikopter juga dikerahkan untuk mencari titik api baru untuk dipadamkan sedini mungkin.


Asap masih mengepul di sejumlah titik kebakaran kawasan hutan di Gunung Lawu, Jawa Tengah.(Dok. BPBD Karanganyar )


Hingga saat ini, helikopter andalan TNI AU itu masih disiagakan untuk membantu pemerintah menangani karhutla di Gunung Lawu. Feri mengharapkan bantuan yang diberikan TNI AU dapat meringankan beban pemerintah dalam menangani karhutla.

"TNI AU terus berkontribusi dalam penanggulangan bencana dan perlindungan lingkungan, sekaligus menunjukkan peran operasi udara dalam mendukung keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian alam Indonesia," ucap dia.

(Silvana Febiari)