Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas. (Anadolu Agency)
Uni Eropa Labeli Serangan Houthi di Bandara Riyadh sebagai Aksi Teror
Willy Haryono • 11 October 2026 19:17
Brussels: Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Kaja Kallas mengecam serangan terbaru kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, melabelinya sebagai “tindakan teror mengerikan" seraya menyatakan solidaritas UE kepada Arab Saudi.
“Tidak ada pembenaran untuk serangan membabi buta terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil,” tulis Kallas melalui platform media sosial X yang dikutip Anadolu Agency, Minggu, 11 Oktober 2026.
Kallas menyampaikan solidaritas kepada Arab Saudi serta belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban tewas. Ia juga menegaskan kembali bahwa para menteri luar negeri UE akan membahas meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut pada Senin besok.
“Koordinasi yang lebih erat antara operasi angkatan laut UE di Laut Merah, Aspides, dan Koalisi Pertahanan Maritim Multinasional yang dipimpin Arab Saudi sangat penting,” ujarnya.
Gangguan Penerbangan
Menurut otoritas penerbangan sipil Arab Saudi, serangan terhadap bandara tersebut menewaskan total 12 orang, yakni empat warga Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.Para korban luka, yang jumlahnya melebihi 300, saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, dengan beberapa di antara mereka berada dalam kondisi kritis.
Otoritas penerbangan Arab Saudi sebelumnya mengatakan operasional bandara untuk sementara dihentikan setelah serangan. Petugas kemudian melakukan penilaian terhadap kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas bandara.
Penghentian operasional tersebut mengganggu penerbangan. Penumpang diimbau memeriksa informasi dari maskapai sebelum menuju bandara. Kuwait Airways juga membatalkan penerbangan menuju Riyadh pada Sabtu kemarin beserta penerbangan kembali, dengan alasan penutupan bandara.
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangkaian serangan rudal dan pesawat nirawak Houthi terhadap bandara serta fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Komisi Eropa Sebut Serangan Houthi di Bandara Riyadh Eskalasi Berbahaya