Terapkan Underwriting Terukur, Jasaraharja Putera Catat Kinerja Positif

(Istimewa)

Terapkan Underwriting Terukur, Jasaraharja Putera Catat Kinerja Positif

Lukman Diah Sari • 9 October 2026 13:11

Jakarta: Pertumbuhan bisnis asuransi umum menuntut penerapan prinsip kehati-hatian (prudent underwriting), pengelolaan risiko yang terukur, dan kesehatan keuangan yang berkelanjutan. PT Jasaraharja Putera membuktikan komitmen tersebut dengan terus memperkuat kinerja bisnis serta menjaga tingkat solvabilitas perusahaan.

Berkat konsistensi tersebut, PT Jasaraharja Putera dianugerahi penghargaan Best General Insurance in Prudent Underwriting & Risk Management dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2026 yang mengusung tema "Powering Future Growth" di Jakarta. Apresiasi ini menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam memperkuat kepercayaan publik di tengah dinamika ekonomi dan politik global.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara, kepada Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris.

“Atas nama PT Jasaraharja Putera, terima kasih setinggi-tingginya kepada CNBC Indonesia atas penghargaan Best Insurance pada Road to CNBC Indonesia Awards 2026. Penghargaan ini milik seluruh insan PT Jasaraharja Putera, para nasabah, dan mitra bisnis atas kepercayaan yang diberikan. Pencapaian ini menjadi motivasi dan semangat kami untuk terus berinovasi, bertransformasi, dan melayani sepenuh hati untuk memberikan perlindungan terbaik,” ungkap Abdul Haris didampingi Secretariat & PR Dept Head PT Jasaraharja Putera, Adindha Karina Dewi.

Komitmen kuat Jasaraharja Putera dalam menjaga kualitas bisnis tecermin jelas dari kinerja keuangan tahun 2025. Merujuk laporan keuangan yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Juli 2026, perusahaan sukses membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar, melonjak tajam 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan asuransi perusahaan juga tercatat kokoh di angka Rp1,61 triliun. Selain itu, hasil jasa asuransi berhasil tumbuh 10,22 persen mencapai Rp319,20 miliar. Pada periode yang sama, perusahaan mampu melakukan efisiensi dengan menekan beban jasa asuransi turun 16,27 persen menjadi sekitar Rp908,61 miliar.

Dari sisi indikator kesehatan keuangan, rasio Risk Based Capital (RBC) Jasaraharja Putera berada di level yang sangat sehat, yakni sekitar 371,90 persen. Angka solvabilitas ini melampaui batas minimum yang ditetapkan regulator, sekaligus menjadi pilar penting bagi keberlangsungan usaha dan pemenuhan kewajiban kepada pemegang polis.

Ke depan, Jasaraharja Putera akan terus memantapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta proses underwriting yang bertanggung jawab. Hal ini dilakukan demi konsistensi menghadirkan solusi perlindungan tepercaya dan berkualitas bagi seluruh nasabah serta pemangku kepentingan.

(Lukman Diah Sari)