Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Senin, 12 September 2026. Foto: Metro TV/Nattasya Amani.
DKI Gelontorkan Rp876,7 Miliar untuk Revitalisasi 19 Gedung Sekolah
Nattasya Amani Vrazeti • 12 October 2026 13:12
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah merevitalisasi 19 gedung sekolah di wilayah Jakarta. Total anggaran yang digelontorkan dari program itu senilai Rp876,79 miliar.
“Kami alhamdulillah di-support sepenuhnya oleh DPRD Provinsi DKI Jakarta. Total biaya untuk 19 gedung tadi adalah Rp876,79 miliar rupiah,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau hasil revitalisasi gedung SD Negeri Pekayon 05 serta SMP Negeri 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin, 12 Oktober 2026.
Baca Juga :
PENABUR STEAM Sport Festival Dorong Kreativitas dan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Inovatif
Salah satu gedung yang belum selesai, kata Pramono, adalah di SD Negeri 1 Cipete Utara. Sementara itu, dua gedung yakni SD Negeri Setiabudi 01 dan SMK 37 tinggal finalisasi.
"Sudah kurangnya itu di bawah 1%, sudah finalisasi dan dianggap sudah selesai. Nanti segera saya minta kepada Kepala Dinas untuk melakukan finalisasi supaya bisa digunakan untuk belajar mengajar,” ujar Pramono.

SMPN 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur yang telah direvitalisasi Pemprov DKI Jakarta. Foto: Metro TV/Nattasya Amani.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan anggaran sebesar Rp101,3 miliar untuk merevitalisasi dan mengintegrasikan gedung SD Negeri Pekayon 05 dan SMP Negeri 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pramono menjelaskan kedua bangunan sekolah tersebut sudah berusia kurang lebih 50 hingga 60 tahun dengan bentuk bangunan lama (flat).
Melalui proyek integrasi ini, sekolah dibangun secara vertikal untuk mengatasi keterbatasan lahan di Jakarta. Sehingga, sisa area tanah dapat difungsikan sebagai sarana olahraga bagi murid.
“Diintegrasikan menjadi naik ke atas, supaya lahannya bisa digunakan untuk sarana olahraga dan ini terlihat bahwa mereka mempunyai lapangan basket, lapangan sepak bola mini, dan olahraga lainnya,” ungkap Pramono.
Pramono mengapresiasi hasil pembangunan fasilitas sekolah tersebut tidak kalah dengan kualitas sekolah di luar negeri. Gedung sekolah dilengkapi dengan fasilitas lift, sarana prasarana lengkap, perpustakaan, kantin, hingga ruang tempat belajar mengajar yang memadai.
“Sehingga dengan demikian saya berharap bahwa anak-anak didik di tempat ini tentunya bisa lebih mudah dan apa yang bisa bersekolah dengan baik dan tentunya menghasilkan anak-anak didik yang lebih berkualitas,” ujar Pramono.