Ilustrasi aset kripto. Foto: Freepik.
Industri Kripto Global Jadi Referensi Pengembangan Pasar Indonesia
Husen Miftahudin • 13 October 2026 18:48
Jakarta: Perkembangan teknologi, regulasi, dan inovasi aset digital di pasar global menjadi perhatian pelaku industri kripto Indonesia. Pertukaran wawasan internasional dinilai penting untuk mengikuti perubahan ekosistem aset digital sekaligus memastikan penerapan inovasi tetap memperhatikan keamanan dan perlindungan konsumen.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan TOKEN2049 Singapore 2026, forum industri kripto dan Web3 yang mempertemukan pelaku industri, investor, pengembang teknologi, serta institusi keuangan dari berbagai negara.
Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan forum internasional seperti TOKEN2049 dapat menjadi sarana bagi pelaku industri untuk memahami perkembangan teknologi dan pasar aset digital di berbagai negara.
"Industri kripto global terus berkembang dengan sangat dinamis. Forum seperti TOKEN2049 memberi kesempatan bagi pelaku industri untuk melihat inovasi yang berkembang di berbagai negara, membangun koneksi, serta memahami bagaimana ekosistem aset digital terus berkembang," ujar Aloysia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2026.
TOKEN2049 Singapore 2026 disebut mempertemukan lebih dari 25 ribu peserta dari lebih dari 7.000 perusahaan yang berasal dari 160 negara. Acara tersebut juga menghadirkan ratusan pembicara dan lebih dari 500 peserta pameran dari berbagai bidang dalam ekosistem aset digital.

(Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian. Foto: dok Indodax)
Stablecoin hingga tokenisasi jadi pembahasan
Sejumlah topik yang dibahas dalam forum tersebut meliputi perkembangan pasar aset digital, stablecoin, tokenisasi, investasi kripto, infrastruktur blockchain, Web3, serta keterlibatan institusi keuangan dalam industri aset digital.
Forum tersebut juga menghadirkan sejumlah perusahaan dan organisasi global, antara lain Nasdaq, Franklin Templeton, Fidelity Investments, Morgan Stanley, Goldman Sachs, BlackRock, Solana Foundation, Polygon Foundation, dan Chainalysis.
Beragam topik tersebut mencerminkan luasnya perkembangan ekosistem aset digital, mulai dari infrastruktur teknologi hingga pemanfaatan instrumen berbasis blockchain dalam sektor keuangan.
Aloysia menilai perkembangan industri global relevan bagi Indonesia seiring pertumbuhan ekosistem aset digital di dalam negeri. Menurut dia, pelaku industri nasional perlu mengikuti inovasi internasional sekaligus memperhatikan ketentuan regulasi dan perlindungan pengguna.
"Indonesia memiliki basis pengguna aset kripto yang besar dan ekosistem yang terus bertumbuh. Karena itu, penting bagi pelaku industri nasional untuk tetap terhubung dengan perkembangan global, sekaligus memastikan inovasi yang diterapkan di Indonesia tetap memperhatikan regulasi, keamanan, dan perlindungan konsumen," tambah dia.