Manajemen Persib Koordinasi dengan Polresta Batang Usut Dugaan Penyerangan Bus U-18

Manajemen Persib Bandung saat mendatangi Mapolresta Batang untuk melakukan koordinasi penanganan kasus penyerangan bus Persib di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (16/10/2026). (ANTARA/HO-Persib Bandung)

Manajemen Persib Koordinasi dengan Polresta Batang Usut Dugaan Penyerangan Bus U-18

Whisnu Mardiansyah • 16 October 2026 15:58

Bandung: Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat terus menjalin komunikasi dengan Polresta Batang untuk mengawal penyelidikan dugaan penyerangan terhadap rombongan bus Persib Elite Pro Academy (EPA) U-18 di Rest Area KM 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan komitmen klub untuk mengawal proses hukum hingga selesai. Langkah tersebut dilakukan agar insiden yang menimpa para pemain muda dan ofisial Persib ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Bagi kami, persoalan ini tidak boleh berhenti menjadi perhatian sesaat. Kami ingin memastikan komunikasi dengan pihak kepolisian terus berjalan dan penanganannya dikawal hingga tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Adhitia dalam keterangan yang diterima di Bandung, seperti dilansir Antara, Jumat, 16 Oktober 2026.

Adhitia menyatakan keselamatan seluruh anggota tim Persib, mulai dari pemain muda, ofisial, hingga personel klub, menjadi perhatian utama manajemen.

Ia juga berharap penyidik dapat mengungkap fakta-fakta terkait kejadian tersebut secara objektif serta memproses pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai hukum.

“Kami menghormati proses dan kewenangan aparat penegak hukum dalam menangani perkara ini. Kami berharap seluruh fakta dapat terungkap secara objektif dan pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum,” katanya.
 


Polisi Imbau Suporter Tetap Kondusif

Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) 3 Satreskrim Polresta Batang, Ipda Pipin Setyo Utomo, mengimbau suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta agar menjaga situasi tetap kondusif serta tidak terprovokasi oleh insiden tersebut. Pipin juga meminta Bobotoh tetap tenang dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.

“Kami mohon supaya tetap tenang, serahkan kepada kami dari pihak kepolisian Polresta Batang untuk dapat mengusut tuntas perkara ini dan menemukan pelaku-pelaku yang lain,” kata Pipin.

Selain itu, Pipin meminta pihak-pihak yang diduga terlibat bersikap kooperatif. Mereka diimbau menyerahkan diri atau menghubungi Polresta Batang untuk membantu proses penyidikan.


Penyerangan bus rombongan Persib U18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah. Tangkapan layar video di media sosial.

 

Sebelumnya, insiden tersebut dilaporkan melibatkan dugaan kekerasan fisik terhadap rombongan Persib EPA U-18. Kejadian itu juga dilaporkan menyebabkan kerusakan bus serta dugaan penjarahan sejumlah koper milik ofisial dan perlengkapan pertandingan tim.

Manajemen Persib dan kepolisian kini menaruh perhatian pada penanganan perkara tersebut, dengan tetap mengedepankan proses hukum dan menjaga situasi antarsuporter agar tetap kondusif.

(Whisnu M)