Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan
Rano Karno Sebut Kebudayaan Jadi Salah Satu Syarat Jakarta Menuju Kota Global
Achmad Zulfikar Fazli • 18 October 2026 12:58
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut pengangkatan kebudayaan menjadi salah satu kunci Jakarta menuju kota global. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakarta berstatus sebagai kota perekonomian nasional sekaligus kota global.
“Yang sedang kita cari adalah kota globalnya,” ujar Rano dalam acara Festival Sarendo-Rendo di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 18 Oktober 2026.
Menurut Rano, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi kota global. Salah satunya adalah kebudayaan.
“Dari lima syarat, poin keempat ini adalah kebudayaannya yang harus kita angkat, minimal 30 persen,” ujar Rano.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Festival Sarendo-Rendo yang digelar meriah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 18 Oktober 2026. Metro TV/Arini
Dia menilai Jakarta memiliki modal besar untuk memenuhi target tersebut. Sebab, Jakarta berperan sebagai tempat berkumpulnya beragam budaya (melting pot).
“Jakarta dengan kekayaannya yang luar biasa, melting pot, dan tempat berkumpulnya budaya, kita tinggal mengangkat saja,” ujar Rano.
Rano menyinggung dampak ekonomi dari kegiatan budaya. Menurut dia, sejak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggelar perayaan ulang tahun Jakarta di kawasan Bundaran HI pada 2025, setiap kegiatan di sekitar HI juga mendongkrak fiskal Jakarta.
Dia mencontohkan okupansi hotel di sekitar HI naik signifikan. Kenaikan itu menjadi indikasi kebudayaan dapat menggerakkan banyak sektor.
“Dulu okupansi hotel di sini mungkin 40 persen, sekarang sudah mencapai 80 sampai 90 persen. Itu mengindikasikan kebudayaan bisa menjalin segala macam,” ujar Rano.
(Arini Noviawati Gunawan)