Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Zelda Wulan Kartika (tengah). Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Tapi Baru 15,7% UMKM yang Bisa Ekspor
Husen Miftahudin • 30 September 2026 19:44
Jakarta: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu penopang utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97 persen tenaga kerja. Meski demikian, baru sebanyak 15,7 persen pelaku UMKM yang saat ini masuk ke pasar ekspor.
Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Zelda Wulan Kartika mengatakan perlu adanya penguatan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong lebih banyak UMKM Indonesia yang dapat menembus pasar global.
"Sebagaimana diketahui UMKM menjadi tulang punggung ekonomi nasional Indonesia menyumbang sekitar 61 persen PDB Indonesia dan menyerap 97 persen tenaga kerja. Namun sayangnya hanya 15,7 persen UMKM yang saat ini masuk pasar ekspor," ucap Zelda dalam konferensi pers Trade Expo Indonesia 2026, Tangerang, Rabu, 30 September 2026.

(UMKM. Foto: dok Metrotvnews.com)
Perluas akses UMKM ke pasar global
Menurut Zelda, salah satu upaya untuk memperluas akses UMKM ke pasar internasional dilakukan melalui Trade Expo Indonesia (TEI).
Forum pameran tersebut dapat mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra dari negara tujuan ekspor sekaligus membuka peluang kerja sama perdagangan.