Pramono Pastikan Pasien Non-KTP DKI Terlayani di Puskesmas Taman Sari Jakbar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo usai meresmikan Puskesmas Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (26/10/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Pramono Pastikan Pasien Non-KTP DKI Terlayani di Puskesmas Taman Sari Jakbar

Siti Yona Hukmana • 26 October 2026 11:47

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan pasien non-KTP Jakarta diterima dan dilayani dengan baik di Puskesmas Taman Sari, Jakarta Barat. Hal ini disampaikan saat peresmian fasilitas kesehatan tersebut, Senin, 26 Oktober 2026.

“Saya tanyakan juga bagaimana antisipasi kita terhadap masyarakat yang tidak mempunyai KTP Jakarta? Tetap diterima," kata Pramono dilansir Antara, Senin, 26 Oktober 2026.

Pramono mengatakan tujuan ia berkunjung ke Puskesmas Taman Sari ialah semua pasien dapat terlayani dengan baik. Pramono juga meninjau pelayanan terhadap masyarakat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan bahwa apa yang saya sampaikan ketika mengantisipasi dampak dari letupan Anak Krakatau pada waktu itu, dan kemudian dampak dari kebakaran hutan, apakah ada masyarakat yang kemudian datang untuk berobat dan sebagainya? Ada,” ungkap Pramono.

Ilustrasi pelayanan kesehatan di puskesmas. Foto: dok. Medcom.

Sebelumnya, Pramono mengumumkan seluruh masyarakat yang mengalami masalah pernapasan akibat sebaran asap karhutla di Jakarta bisa berobat ke fasilitas kesehatan Ibu Kota. Petugas kesehatan diiminta tidak memilih-milih pasien dengan factor wilayah.

“Siapa pun yang menggunakan puskesmas ataupun puskesmas pembantu atau rumah sakit itu dipersilakan selama yang bersangkutan terindikasi terkena hal yang berkaitan dengan asap dan sebagainya. Dan untuk itu sekarang sudah berlangsung,” ujar Pramono.

Pramono mengaku telah memerintahkan 31 rumah sakit milik Pemda DKI, 44 puskesmas, serta 292 pembantu puskesmas untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Adapun, Puskesmas Taman Sari, Jakarta Barat dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan mulai dari ibu hamil, bayi, hingga lansia. Puskesmas tersebut juga terdapat fasilitas kelas senam kehamilan, pijat bayi, tempat gym, hingga senam untuk lansia. Puskesmas dibangun di lahan kurang lebih seluas 976 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 2.725 meter persegi.

“Dan fasilitas ini bisa melayani kurang lebih 124.500 jiwa, dengan rata-rata kunjungan setiap harinya 500 jiwa atau pasien. Dan puskesmas ini didukung oleh lima puskesmas pembantu, dan juga 63 posyandu,” ujar Pramono.

(Siti Yona Hukmana)