Ilustrasi. Foto: Freepik.
Bitcoin Bertahan di Kisaran USD80 Ribu di Tengah Tekanan Pasar
Husen Miftahudin • 24 October 2026 08:31
New York: Harga bitcoin bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat waktu setempat di tengah tekanan terhadap selera risiko investor. Pelemahan saham teknologi dan kenaikan harga minyak dunia menjadi faktor yang membayangi pergerakan aset kripto.
Mengutip Investing.com, Sabtu, 24 Oktober 2026, bitcoin sebagai mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, naik tipis 0,3 persen menjadi USD81.970. Harganya masih bergerak dalam kisaran USD80 ribu hingga USD87 ribu yang terbentuk selama sebulan terakhir.
Secara keseluruhan, harga aset kripto juga bergerak terbatas pada Jumat. Pasar kripto diperkirakan mencatatkan kinerja mingguan yang kurang memuaskan di tengah kehati-hatian investor terhadap perkembangan pasar keuangan global.
Baca Juga :
Bitcoin Naik Lebih dari 2% ke USD84.792
Tertekan pelemahan saham teknologi
Tekanan terhadap aset kripto terjadi setelah aksi jual besar-besaran melanda saham teknologi global. Pergerakan tersebut menyusul laporan pendapatan sejumlah perusahaan teknologi besar di Wall Street yang dinilai belum memenuhi ekspektasi pasar.
Penurunan saham teknologi dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap suku bunga yang lebih tinggi dan keberlanjutan investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam jangka panjang.
Sentimen negatif tersebut turut memengaruhi pasar kripto, yang cenderung bergerak searah dengan saham teknologi dan sensitif terhadap perubahan selera risiko investor.
Meski tekanan pada saham teknologi mulai mereda pada Jumat, kerugian sepanjang pekan masih membebani sentimen pasar. Investor juga mencermati laporan keuangan perusahaan teknologi besar lainnya serta agenda pertemuan sejumlah bank sentral pada pekan berikutnya.
Kenaikan harga minyak turut menambah ketidakpastian di pasar keuangan. Harga minyak mentah mencapai level tertinggi dalam lebih dari lima bulan pada Jumat di tengah ketegangan yang berlanjut di Timur Tengah.
Laporan yang beredar mengindikasikan permusuhan antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran berpotensi berlanjut pada November. Perkembangan tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dan dampaknya terhadap inflasi global.
Di tengah pergerakan harga bitcoin yang terbatas, dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot mencatatkan arus masuk dana mingguan terbesar sejak akhir September.
Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin spot membukukan arus masuk sebesar USD442,7 juta pada pekan yang berakhir 22 Oktober 2026. Capaian tersebut sekaligus mengakhiri tren arus keluar dana selama dua pekan berturut-turut.
Meski demikian, aliran dana masuk tersebut belum diikuti kenaikan harga bitcoin yang signifikan. Aset kripto terbesar di dunia itu masih bertahan dalam kisaran perdagangan yang relatif terbatas.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Harga kripto bervariasi
Pergerakan aset kripto lainnya juga cenderung terbatas pada Jumat, meskipun sejumlah koin mencatatkan perubahan harga yang berbeda.
- Ether, aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, bergerak stabil di USD2.413,84.
- XRP melemah 0,6 persen.
- Solana bergerak relatif datar.
- BNB menguat 1,9 persen.
- Di segmen memecoin, Dogecoin naik 0,8 persen.
- Token bertanda ticker TRUMP menguat 1,7 persen.