Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman
Perkuat Pasokan Daging Jakarta, Perumda Dharma Jaya Impor Ribuan Ekor Sapi
14 January 2025 10:30
Jakarta: Perumda Dharma Jaya berencana mengimpor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat stok dan menjaga stabilitas harga daging sapi di Jakarta, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu surat Persetujuan Impor (PI) dari Kementerian Perdagangan. Jika izin terbit akhir Januari, proses pengadaan akan langsung dimulai pada Februari 2026.
"Begitu izin keluar, kami baru bisa mulai proses pembelian. Kedatangan sapi diperkirakan dua hingga tiga minggu setelah transaksi," kata Raditya.
Pengadaan sapi akan dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan. Untuk tahap awal, sebanyak 750 ekor sapi dijadwalkan tiba di bulan Februari. Skema bertahap ini diterapkan guna menyesuaikan kapasitas kandang milik perusahaan yang saat ini terbatas.
Saat ini, fasilitas kandang Dharma Jaya di Serang hanya mampu menampung 1.300 ekor sapi. Raditya mengungkapkan pihaknya sedang mencari lahan baru untuk menambah kapasitas penampungan sebanyak 1.000 ekor, mengingat lahan di Serang sudah ditetapkan sebagai kawasan agrowisata dan tidak bisa diperluas.
Kebutuhan impor ini mendesak karena stok sapi hidup Dharma Jaya hampir habis. Saat ini hanya tersisa 400 ekor sapi yang seluruhnya telah dipesan untuk kebutuhan bulan puasa.
Selain Jakarta, Dharma Jaya juga memasok kebutuhan daging sapi ke wilayah Bogor, Serang, dan Jawa Barat. Tingginya permintaan sapi impor didorong oleh preferensi pedagang terhadap kualitas genetik dan bobot sapi Australia yang dinilai lebih unggul dibanding sapi lokal.
"Kami berkomitmen memastikan ketersediaan daging sapi tetap aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat," tutup Raditya.