Anies Proyeksikan Otonomi Daerah dengan Indikator yang Jelas

Capres Anies Baswedan. (tangkapan layar)

Anies Proyeksikan Otonomi Daerah dengan Indikator yang Jelas

Theofilus Ifan Sucipto • 22 November 2023 15:51

Jakarta: Calon presiden (capres) Anies Baswedan memaparkan visinya soal otonomi daerah di Indonesia. Sistem desentralisasi tetap perlu dipertahankan namun dengan indikator yang jelas.

"Bukan resentralisasi tapi manajemen pemerintahan dengan otonomi daerah dan ukuran yang jelas," kata Anies dalam dialog terbuka Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Rabu, 22 November 2023.

Anies mengatakan program pemerintah pusat kerap tidak sejalan dengan pemerintah daerah. Langkah pemerintah pusat mengambil alih masalah di daerah dinilai kurang tepat.

"Begitu diambil pusat, masalahnya bukan selesai, tapi tambah masalah baru karena pusat tidak mungkin bisa handle masalah di seluruh Indonesia," ujar dia.

Anies menawarkan solusi dengan sistem penilaian, insentif, dan disinsentif. Sehingga pemerintah daerah bertanggung jawab menyelesaikan masalah di wilayahnya.

"Kenapa stunting bermasalah tidak diambil pusat? Pendidikan tidak diambil pusat? Tapi tambang ditarik pusat, urusan-urusan punya manfaat ke pusat. Daerah malah kehilangan pajak dari situ," ucap dia.

Anies menuturkan pemerintah pusat seyogianya memberi petunjuk soal apa yang harus dikerjakan daerah. Pemerintah pusat juga menjelaskan sistem penilaian, aneka insentif, dan disinsentif yang diterima.

"Lakukan penilaian terbuka sehingga otonominya dihormati, tapi kinerjanya dinilai," jelas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)