Perang Rusia-Ukraina telah meletus sejak Februari 2022. (Anadolu Agency)
Drone Rusia Serang Markas SBU di Kyiv Jelang Kunjungan Utusan AS
Willy Haryono • 5 September 2026 12:10
Kyiv: Sebuah drone Rusia menyerang markas Dinas Keamanan Ukraina (SBU) di pusat Kyiv pada Jumat, ketika Ukraina tengah bersiap menggelar pembicaraan diplomatik dengan pejabat Amerika Serikat (AS) terkait upaya mengakhiri perang.
Mengutip AsiaOne, Sabtu, 5 September 2026, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan tersebut terjadi di tengah persiapan pembicaraan antara Ukraina dan AS.
“Moskow melancarkan serangan ini di tengah upaya baru untuk mendorong perdamaian, yang menunjukkan penolakan sebenarnya terhadap diplomasi,” kata Zelensky dalam unggahan di media sosial X.
Markas SBU tersebut berada di dekat Katedral St. Sophia yang bersejarah serta sejumlah hotel internasional di pusat Kyiv. SBU merupakan salah satu lembaga Ukraina yang menjalankan operasi serangan jarak jauh terhadap wilayah Rusia.
Otoritas setempat mengatakan sedikitnya 12 orang terluka dalam serangan tersebut. Zelensky menyebut Pelaksana Tugas Kepala SBU Oleksandr Poklad telah melaporkan kepadanya mengenai respons yang akan dilakukan, termasuk kemungkinan sasaran serangan balasan.
“Drone tersebut sengaja diarahkan ke kantor kepala SBU yang berada di gedung itu,” ujar Zelensky.
Utusan AS Siapkan Kunjungan ke Moskow dan Kyiv
Di hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner akan melakukan perjalanan ke Moskow, Rusia, kemudian ke Kyiv, Ukraina, pada akhir pekan hingga awal pekan depan.Pemerintah AS belum memberikan rincian mengenai waktu kunjungan kedua utusan tersebut. “Mereka membawa proposal untuk mengakhiri perang,” kata Trump.
Zelensky mengatakan dirinya mengharapkan Witkoff dan Kushner tiba di Kyiv pada Minggu setelah melakukan perjalanan dari Moskow.
Melalui unggahan di Telegram, Zelensky mengatakan Ukraina siap menghentikan serangan udara selama perundingan berlangsung. Ia juga meminta Rusia mengambil langkah serupa agar pembicaraan dapat digelar dalam kondisi aman.
“Seperti dalam kunjungan diplomatik sebelumnya dari pihak Amerika, kami akan memastikan wilayah udara Rusia tetap berfungsi normal agar para negosiator dapat tiba dengan selamat. Kami mengkhawatirkan keselamatan mereka, bukan Rusia,” ujar Zelensky. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Zelensky Klaim Aktivitas Drone Ukraina Efektif Tutup Wilayah Udara Rusia