Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Athiyya Nurul Firjatillah,
Transportasi Publik di DKI Digratiskan 2 Hari Saat Lebaran
Athiyya Nurul Firjatillah • 14 March 2026 23:08
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan berbagai program diskon bagi masyarakat selama periode libur Lebaran. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan konsep “Mudik ke Jakarta” agar masyarakat tetap dapat menikmati Ibu Kota saat suasana kota lebih lengang.
Pramono mengatakan sejumlah tempat wisata di Jakarta akan menghadirkan program potongan harga selama masa libur Idulfitri.
“Kami akan mengadakan program-program diskon beberapa tempat-tempat wisata juga kami akan lakukan diskon. Sedangkan demikian termasuk yang sudah saya putuskan adalah untuk transportasi,” kata Pramono Anung saat Safari Ramadan di Kepulauan Seribu, Jumat, 13 Maret 2026.
Selain diskon di sejumlah destinasi wisata, pemerintah provinsi juga memutuskan untuk menggratiskan layanan transportasi publik di Jakarta selama dua hari pada momen Idulfitri.
“Dua hari berturut-turut (saat lebaran) kami gratiskan semua transportasi atau pelayanan publik yang menggunakan transportasi yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Pramono menjelaskan konsep “mudik ke Jakarta” bukan dimaksudkan untuk mengundang masyarakat dari daerah datang ke Ibu Kota saat Lebaran. Ia menegaskan istilah tersebut lebih kepada ajakan bagi masyarakat untuk menikmati Jakarta ketika aktivitas kota sedang menurun.
“Dalam kesempatan ini saya juga ingin meluruskan beberapa pemberitaan mengenai mudik ke Jakarta. Itu bukan artinya mengharapkan masyarakat yang di kampung-kampung itu kemudian dimana-mana datang ke Jakarta untuk mudik,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut hanya bertujuan membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Jakarta yang lebih tenang selama libur Lebaran.
“Karena memang pasti mereka bukan tempatnya di Jakarta. Tetapi Jakarta kali ini memberikan ruang bagi siapapun orang untuk bisa menikmati Jakarta ketika Jakarta sedang lengang. Karena dari data yang ada kemungkinan jumlah pemudiknya kurang lebih sama dengan tahun yang lalu,” jelas Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap berbagai program tersebut dapat memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang berada di Jakarta selama masa libur Lebaran sekaligus mendorong aktivitas pariwisata dan ekonomi kota.