Puluhan Wartawan di Malang Raya Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang

Puluhan wartawan dari berbagai aliansi di wilayah Malang Raya menggelar doa bersama, Jumat 11 September 2026. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Puluhan Wartawan di Malang Raya Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang

Daviq Umar Al Faruq • 12 September 2026 09:51

Malang: Puluhan wartawan di Malang Raya menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Doa bersama digelar di Alun-Alun Kota Malang pada hari keempat pencarian, Jumat malam, 11 September 2026.

Ketua IJTI Korda Malang Raya, Hilda Daningtyas Nusantara, mengatakan doa bersama ini menjadi ikhtiar batin di tengah pencarian tim SAR gabungan. Ia berharap kelima jurnalis segera ditemukan.

“Segala upaya sudah dikerahkan, pencarian sudah diperluas, tapi kita sebagai manusia tidak pernah boleh putus harapan untuk terus berdoa,” kata Hilda, di sela-sela kegiatan.


Doa bersama juga dipanjatkan untuk keselamatan awak kapal dan pemandu yang turut hilang. Para jurnalis berharap keajaiban datang pada hari keempat pencarian.

“Siapa tahu doa yang dikabulkan adalah doa hari ini,” ujar Hilda.

Tragedi ini menunjukkan tingginya risiko yang dihadapi jurnalis saat meliput di zona bencana. Hilda menegaskan, jurnalis tetap berada di lokasi berbahaya karena tanggung jawab menyampaikan informasi kepada publik.

“Ketika orang menghindari suatu peristiwa besar, peristiwa berisiko, bencana, kita justru mendatangi. Bukan karena kita itu tidak takut,” tutur Hilda.

Di balik tugas menyampaikan berita, jurnalis tetap memiliki keluarga yang menunggu kepulangan mereka. Oleh karena itu, keselamatan dan bisa kembali ke keluarga menjadi hal utama bagi setiap jurnalis di lapangan.

“Tujuannya memang untuk mencari berita yang bagus, tapi tujuan lebih utama adalah pulang dengan selamat kembali ke keluarga,” ungkap Hilda.


Puluhan wartawan dari berbagai aliansi di wilayah Malang Raya menggelar doa bersama, Jumat 11 September 2026. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq


Aksi yang digelar IJTI Korda Malang Raya, PWI Malang Raya, AJI Malang, dan PFI Malang berlangsung khidmat. Peserta membawa poster bertuliskan, “Cepatlah Pulang Kawan” di tengah lingkaran doa.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turut hadir di tengah barisan jurnalis untuk memberikan dukungan moral. "Kami ikut mendoakan, semoga segera ditemukan dalam kondisi yang baik," kata Wahyu.

Sebelumnya, delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis, awak, dan pemandu kapal masih hilang kontak di perairan Selat Sunda. Mereka berangkat dari Carita, Banten, pada Senin, 7 September 2026, untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Setelah sempat mengabari dan membagikan lokasi, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus.

(Silvana Febiari)