Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo: Polri Hadir dan Bekerja untuk Rakyat

Presiden Prabowo Subianto. (tangkapan layar)

Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo: Polri Hadir dan Bekerja untuk Rakyat

Lukman Diah Sari • 1 July 2026 09:39

Cikeas: Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepara seluruh keluarga besar Kepolisian Negera Republik Indonesia (Polri). Prabowo menilai tema 'Polri untuk Masyarakat' sangat tepat. 

"Ini adalah jati diri, Ini adalah arah pengabdian, dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara, Polri hadir untuk rakyat, Polri bekerja untuk rakyat, Polri harus melindungi rakyat, Polri mengabdi kepada bangsa dan negara," ujar Prabowo dalam sambutannya, di upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026. 

Dalam sambutannya itu, menurut Prabowo, saat ini Indonesia sedang melakukan transformasi besar. Terlebih, transformasi dilakukan di tengah dunia Yang penuh ketidakpastian, di tengah dunia penuh ketegangan dan konflik.

"Kita Sedang melakukan transformasi ekonomi, transformasi birokrasi, transformasi pendidikan, transformasi pangan, transformasi energi, transformasi kita adalah agar Indonesia menjadi negara yang modern, negara yang makmur dalam keadilan, negara yang berdiri di atas kedaulatan rakyat," tegas Prabowo. 

Prabowo mengingatkan, bahwa tidak mungkin ada kemakmuran tanpa stabilitas serta tidak mungkin ada pembangunan tanpa keamanan. Serta, sambung Prabowo, tidak mungkin ada pertumbuhan ekonomi, tidak mungkin ada investasi tanpa kepastian hukum. 

"Tidak mungkin ada keadilan tanpa pemerintah yang bersih dan pemerintah yang penuh kompetensi, tidak akan pernah ada kesejahteraan tanpa ketertiban, dan tidak mungkin ada negara yang kuat Tanpa aparat negara yang dipercaya rakyat, yang setia kepada rakyat dan yang melindungi rakyat," jelas Prabowo. 

Sehingga, kata Prabowo, Polri punya peran penting dan stratregis dalam menentukan sejarah peradaban manusia. Menurut Prabowo, memiliki kepolisian yang unggul merupakan peradaban yang langgeng dan berhasil. Sementara negara yang gagal, adalah Tidak mampu memiliki kepolisian yang baik

Presiden memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kepolisian Republik Indonesia. Karena, mereka hadir siang dan malam menjaga keamanan dan ketertiban bangsa.

"Saya juga melihat sendiri Bagaimana Polri beserta Institusi-institusi Pemerintah Republik Indonesia lainnya Bertransformasi Terus memperbaiki diri, terus bekerja keras membangun kepolisian yang unggul Yang didambakan oleh rakyat Indonesia," papar Prabowo.

(Lukman Diah Sari)