Kobaran api di lokasi serangan Rusia di Ukraina. (Anadolu Agency)
Serangan Rusia ke Kyiv dan Wilayah Lain di Ukraina Tewaskan 17 Orang, 44 Terluka
Willy Haryono • 5 August 2026 14:33
Kyiv: Sedikitnya 17 orang tewas dan 44 lainnya terluka akibat serangan udara yang menghantam Kyiv dan wilayah sekitarnya sepanjang Selasa malam, menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Dalam pernyataan di Telegram yang dilansir Anadolu Agency, Zelensky mengatakan serangan tersebut melibatkan 24 rudal balistik, empat rudal Tsirkon dan Oniks, serta 115 pesawat nirawak (drone), yang sebagian di antaranya merupakan drone bertenaga jet.
Ia menyebut gudang penyimpanan, infrastruktur, dan sebuah stasiun kereta api menjadi sasaran serangan.
Menanggapi serangan tersebut, Zelenskyy mendesak negara-negara Kelompok Tujuh (G7) dan Uni Eropa (UE) meningkatkan pasokan sistem pencegat rudal balistik ke Ukraina serta menjatuhkan sanksi tambahan terhadap produsen rudal balistik Rusia.
Rusia Klaim Gagalkan Serangan Drone Ukraina
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan 475 drone Ukraina di berbagai wilayah Rusia serta di atas Laut Hitam dan Laut Azov dalam semalam.Di Wilayah Rostov, Gubernur Yury Slyusar mengatakan lebih dari 40 drone ditembak jatuh di distrik Tarasovsky, Kamensky, Millerovsky, dan Neklinovsky. Puing-puing drone dilaporkan memicu kebakaran lahan kering di Distrik Neklinovsky, namun api berhasil dipadamkan.
Di Wilayah Tula, Gubernur Dmitry Milyaev mengatakan sebuah drone jatuh dan memicu kebakaran di pusat penyortiran perusahaan Wildberries.
Selain itu, dua bangunan apartemen dan dua fasilitas industri dilaporkan mengalami kerusakan. Satu orang disebut mengalami luka-luka.
Sementara di Republik Tatarstan, puing-puing drone memicu kebakaran kecil di sebuah fasilitas sipil di Distrik Zelenodolsk, menurut Kepala Distrik Mikhail Afanasyev. Kebakaran berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak menimbulkan korban.
Baca juga: Serangan Drone Kembali Melanda Moskow, 5 Orang Tewas dan 6 Terluka