Gurun Sahara. (Alamy)
5 Daftar Lima Gurun Terluas Sedunia!
Riza Aslam Khaeron • 24 February 2026 20:02
Jakarta: Gurun merupakan suatu wilayah daratan yang luas dan menerima curah hujan yang sangat rendah. Identik dengan rasa panasnya, gurun dicirikan sebagai wilayah yang memiliki vegetasi minim dan kelembapan atmosfer yang rendah.
Dilansir dari National Geographic, para ahli menyepakati bahwa gurun adalah wilayah daratan yang menerima curah hujan tidak lebih dari 25 sentimeter per tahun. Suhu gurun pada siang hari bisa mencapai 54 derajat Celsius dan ketika musim dingin datang, suhunya akan terasa sangat dingin.
Berdasarkan jenisnya, gurun terbagi menjadi dua sesuai suhu dan lokasinya. Pertama, gurun panas atau kerap disebut gurun subtropis. Gurun ini berisi hamparan pasir, bebatuan, dan tanah tandus.
Gurun juga merupakan habitat flora dan fauna. Tanaman sukulen seperti kaktus, semak belukar, kurma, dan rumput gurun umumnya tumbuh di daerah gurun.
Sementara itu, untuk hewan, biasanya ada hewan nokturnal (penggali tanah) seperti gerbil, tikus, dan kanguru, serta ada pula hewan karnivora dan herbivora, yaitu unta, rubah pasir, kadal berduri, dan kumbang kotoran.
Kedua, gurun dingin atau kutub. Jenis gurun ini didominasi es salju dengan suhu musim dingin hingga -57°C. Biasanya, hewan yang tinggal di gurun ini adalah yang berbulu tebal. Letak geografis di lintang tinggi atau efek bayangan hujan menyebabkan suhu tetap rendah.
Gurun memiliki wilayah yang sangat luas. Berikut Metrotvnews.com telah merangkum lima daftar gurun terluas di dunia beserta fakta uniknya!
Gurun Antarktika
.jpeg)
Sumber: Freepik
Terletak di Kutub Selatan dan luasnya mencapai 14,2 juta kilometer persegi. Gurun ini memiliki tipe gurun dingin. Meski dipenuhi es dan salju, Antarktika dikategorikan sebagai gurun karena curah hujan sangat rendah. Wilayah ini menjadi gurun terbesar sekaligus terdingin di dunia.
Gurun Arktik
.jpeg)
Sumber: Freepik
Terletak di Kutub Utara dengan luas sekitar 13,9 juta kilometer persegi. Sama seperti Antarktika, Arktik memiliki curah hujan yang sangat minim. Wilayah ini mencakup sebagian Kanada, Rusia, Greenland, dan Alaska.
Selama musim panas, gurun ini mengalami fenomena midnight sun (matahari tengah malam), di mana matahari tidak terbenam selama 60 hari. Sebaliknya, ketika musim dingin, gurun ini mengalami kegelapan total.
Gurun Sahara
.jpeg)
Ilustrasi: Freepik
Gurun Sahara terletak di Afrika Utara dan berbatasan dengan Samudra Atlantik di barat, Laut Merah di timur, Pegunungan Atlas dan Laut Mediterania di utara, serta wilayah Sahel di selatan.
Dengan luas yang mencakup hampir sepertiga benua Afrika dan membentang melewati 11 negara, Gurun Sahara menempati posisi nomor tiga gurun terluas.
| Baca Juga: Parade 6 Planet akan Hiasi Langit pada 28 Februari, Catat Waktunya |
Awalnya, sekitar 5.000–6.000 tahun yang lalu, Sahara merupakan wilayah yang subur dengan danau, hewan, dan vegetasi, tetapi berubah menjadi wilayah yang gersang dan suhunya bisa mencapai 50°C di siang hari. Gurun ini dihuni oleh unta, rusa, rubah fennec, cheetah, dan burung unta.
Gurun Arab
.jpeg)
Ilustrasi: Freepik
Gurun Arab terletak di Semenanjung Arab dengan luas perkiraan 2,3 juta kilometer persegi. Gurun ini memiliki tipe gurun panas dengan iklim gurun subtropis. Suhu bisa sangat tinggi di siang hari, namun jatuh drastis hingga membeku pada musim dingin.
Meskipun gersang, gurun ini adalah rumah bagi hewan yang beradaptasi dengan lingkungan ekstrem seperti gazelle, kucing pasir, serigala, dan hyena. Gurun Arab meliputi sebagian besar Arab Saudi dan negara-negara sekitarnya.
Wilayah ini identik dengan hamparan pasir luas seperti Rub' al Khali (Empty Quarter).
Gurun Gobi
.jpeg)
Ilustrasi: Freepik
Gurun Gobi adalah gurun terbesar di Asia dan kelima terbesar di dunia, dengan luas 1,3 juta km² dan terletak di Mongolia Selatan dan Tiongkok Utara.
Ini adalah "gurun dingin" yang ekstrem; suhu dapat turun hingga -40°C di musim dingin dan naik ke 40°C lebih di musim panas. Terkenal sebagai lokasi penemuan telur dinosaurus pertama, gurun ini juga merupakan bagian penting dari sejarah Jalur Sutra.
(Eunike Michelle Gultom)