PLTS Cirata. Foto: PLN
Ada di 6 Provinsi, Simak Daftar 14 Proyek PLTS dalam Program 100 GWp
Muhamad Marup • 26 August 2026 19:19
Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total 100 Giga Watt peak (GWp) di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kedaulatan energi sekaligus mempercepat pemanfaatan energi bersih.
Peluncuran program dilakukan di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026. Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat dipercepat untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor produk energi.
Proyek tersebut membutuhkan investasi mencapai Rp1.140 triliun dan diproyeksikan menyerap 5,5 juta tenaga kerja. Selain menambah kapasitas energi bersih nasional, program ini juga ditargetkan menghemat anggaran subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun.
Presiden Prabowo menargetkan seluruh proyek PLTS 100 GWp dapat selesai dalam waktu tiga tahun atau pada 2029. Sebagai tahap awal, pemerintah menyiapkan 14 proyek dengan total kapasitas 5.216 Megawatt Peak (MWp) yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
Daftar 14 Proyek PLTS Tahap Awal
Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Pembangunan tahap awal terdiri dari proyek yang masuk tahap tender serta proyek yang sudah memasuki konstruksi dan groundbreaking. Berikut daftar proyek PLTS tersebut:Proyek Siap Tender:
- PLTS Terapung Jatiluhur, Jawa Barat: 1.688 MWp.
- PLTS Terapung Cirata, Jawa Barat: 1.250 MWp.
- PLTS Terapung Jatigede, Jawa Barat: 636 MWp.
- PLTS+BESS Klaster Madura, Jawa Timur: 605 MWp.
- PLTS Bali (Gilimanuk): 300 MWp.
- PLTS Lahan Bank Tanah Purwakarta, Jawa Barat: 69 MWp.
- PLTS Banyuwangi, Jawa Timur: 130,2 MWp (groundbreaking).
- PLTS Pasuruan, Jawa Timur: 132 MWp (groundbreaking).
- PLTS Terapung Gajah Mungkur, Jawa Tengah: 134,2 MWp (groundbreaking).
- PLTS Terapung Karangkates, Jawa Timur: 133 MWp (konstruksi 56,54 persen).
- PLTS Terapung Saguling, Jawa Barat: 92 MWp (konstruksi 44,4 persen).
- PLTS Tembesi, Batam: 46 MWp (konstruksi 65 persen).
- PLTS Desa Sembur, Batam: 0,92 MWp.
- PLTS Pulau Rengit: 0,078 MWp.
"Sebagai bayangan menteri ekonomi seluruh listrik Indonesia sekarang 88 giga watt. Kita akan membangun 100 giga watt. Dan kita tidak main-main," tegasnya.
(Angel Rinella)