Potensi Awan Cumulonimbus 4–7 Juni 2026. (Dokumentasi/ Tangkapan layar BMKG)
BMKG Petakan Potensi Awan Cumulonimbus pada 4–7 Juni 2026
Silvana Febiari • 3 June 2026 19:47
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan sejumlah wilayah di Indonesia, yang berpotensi mengalami pembentukan awan cumulonimbus (Cb) dengan cakupan spasial tinggi pada periode 4–7 Juni 2026. Awan jenis ini dikenal sebagai pemicu hujan lebat, angin kencang, hingga petir.
Dalam prakiraan terbarunya, BMKG mencatat potensi awan cumulonimbus dengan tingkat cakupan spasial lebih dari 75 persen (kategori Frequent/FRQ) pada rentang 4–10 Juni 2026 di beberapa wilayah strategis perairan dan daratan Indonesia. Wilayah yang diprediksi paling terdampak meliputi:
- Kepulauan Riau
- Laut Banda
- Laut Maluku
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Pasifik utara Papua
- Selat Karimata bagian selatan
- Selat Karimata bagian utara
- Sumatera Selatan
Baca Juga :
Sementara potensi awan cumulonimbus dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50-75% (OCNL/ Occasional) antara lain:
- Aceh
- Bengkulu
- Gorontalo
- Jambi
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kepulauan Riau
- Lampung
- Laut Arafuru bagian Utara
- Laut Arafuru bagian tengah
- Laut Banda
- Laut Jawa bagian barat
- Laut Jawa bagian timur
- Laut Maluku
- Laut Natuna Utara
- Laut Seram
- Laut Sulawesi bagian barat
- Laut Sulawesi bagian tengah
- Laut Sulawesi bagian timur
- Maluku
- Maluku Utara
- Papua
- Papua Barat
- Papua Barat Daya
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
- Papua Tengah
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
- Samudra Hindia barat Kep. Nias
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Samudra Pasifik utara Papua
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
- Selat Karimata bagian selatan
- Selat Karimata bagian utara
- Selat Makassar bagian selatan
- Selat Makassar bagian tengah
- Selat Makassar bagian utara
- Selat Malaka bagian tengah
- Selat Malaka bagian utara
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Utara
- Sumatera Barat
- Sumatera Selatan
- Sumatera Utara
- Teluk Bone

Ilustrasi awan cumulonimbus. Foto: Antara
Potensi pertumbuhan awan cumulonimbus merupakan produk prakiraan cuaca penerbangan yang dihasilkan dari model cuaca numerik untuk mendapatkan informasi sebaran pertumbuhan awan cumulonimbus di wilayah Indonesia yang berlaku untuk 7 (tujuh) hari kedepan. Masyarakat diminta tetap waspada dan bersiaga untuk menghadapi cuaca yang akan datang