Faktor Kelelahan dan Cuaca Panas, 5 Jemaah Haji Asal Cirebon Meninggal di Tanah Suci

Jemaah haji asal Kabupaten Indramayu turun dari bus

Faktor Kelelahan dan Cuaca Panas, 5 Jemaah Haji Asal Cirebon Meninggal di Tanah Suci

Media Indonesia • 4 June 2026 18:23

Cirebon: Sebanyak lima jemaah haji asal Kabupaten Cirebon meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kelima jemaah tersebut berasal dari kelompok terbang (kloter) 5, 13, 19, dan 25.

Kepala Seksi Bina Pengendalian Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Haji Kabupaten Cirebon, Mufid, menjelaskan seluruh jemaah yang wafat di Tanah Suci merupakan jemaah lanjut usia (lansia).

"Seluruh jemaah yang meninggal dunia di tanah suci merupakan jemaah lanjut usia (lansia)," tutur Mufid, Kamis, 4 Juni 2026.

Para jemaah lansia ini, lanjut Mufid, diduga mengalami kelelahan dan kondisi tersebut diperparah dengan cuaca panas di Arab Saudi.

"Kelimanya kemungkinan mengalami kelelahan dan harus beradaptasi dengan kondisi cuaca yang jauh berbeda dengan di Tanah Air," jelas Mufid, Kamis, 4 Juni 2026.

Sementara itu, mengenai pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Cirebon, Mufid mengungkapkan dijadwalkan mulai hari ini, Kamis, 4 Juni 2026. Gelombang pertama jemaah yang kembali ke tanah air berasal dari Kloter 5 yang akan tiba di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka.
 


Kloter 5 semula berjumlah 445 orang dengan rincian 441 jemaah dan 4 petugas. Namun, karena satu jemaah meninggal dunia di Tanah Suci, jumlah yang kembali ke Indonesia menjadi 444 orang.

Adapun Kloter 13 dijadwalkan tiba pada Rabu, 10 Juni 2026. Dari total 445 jemaah, dua orang meninggal dunia sehingga jumlah yang pulang menjadi 443 jemaah. Selanjutnya, Kloter 19 akan tiba pada Minggu, 14 Juni 2026. Dari total 442 jemaah, satu orang meninggal dunia sehingga jumlah yang kembali menjadi 441 jemaah.

Sementara Kloter 25 dijadwalkan tiba pada Jumat, 19 Juni 2026. Dari total 442 jemaah, satu orang meninggal dunia sehingga jumlah yang pulang menjadi 441 jemaah.

Untuk kloter berikutnya, Kloter 32 dijadwalkan tiba di Bandara Kertajati pada Rabu, 24 Juni 2026, dengan total 445 jemaah. Kemudian Kloter 35 akan tiba pada Jumat, 26 Juni 2026, dengan jumlah 150 jemaah, dan Kloter 40 dijadwalkan tiba pada Selasa, 30 Juni 2026, dengan jumlah 177 jemaah.

Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Cirebon akan mendarat di Bandara Kertajati, Majalengka, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Asrama Haji Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

"Semua jemaah haji akan tiba di Bandara Kertajati, kemudian dijemput menggunakan bus menuju Asrama Haji Watubelah," kata Mufid.

(Whisnu M)