Situasi Terminal bus Leuwipanjang Bandung. (ANTARA/Ricky Prayoga)
Dishub Jabar Segara Pindahkan Operasional Bus AKAP dari Terminal Cicaheum ke Leuwipanjang
Whisnu Mardiansyah • 22 April 2026 21:55
Bandung: Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat mengungkapkan perpindahan operasional bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang terus diakselerasi oleh pihak-pihak terkait.
Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar, mengatakan fungsi layanan di Terminal Tipe A Cicaheum untuk bus AKAP dan AKDP telah final akan dialihkan ke Terminal Tipe A Leuwipanjang. Sosialisasi dan uji coba telah dilakukan, namun layanan tersebut belum berpindah secara penuh.
"Secara waktu, perpindahan itu sedang diakselerasi oleh semua pihak terkait, namun mengingat kajian pengalihan dari Kemenhub itu simultan, sehingga implementasinya juga secara simultan," kata Dhani saat dikonfirmasi di Bandung, seperti dilansir Antara, Rabu petang, 22 April 2026.
Perpindahan operasional perusahaan otobus (PO) dari Cicaheum ke Leuwipanjang, dijelaskan Dhani, merupakan bagian dari skema penataan dan pengembangan angkutan massal bus berbasis jalan atau Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya atau Cekungan Bandung.
Terminal Cicaheum diproyeksikan akan menjadi salah satu depo BRT Bandung Raya. Sebagai konsekuensinya, operasional Terminal Tipe A Cicaheum akan dialihkan sesuai hasil kajian pengalihan fungsi terminal yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan melalui Project Management Consultant (PMC).
"Yang telah final, AKAP dan AKDP bus dialihkan ke terminal tipe A Leuwipanjang dan telah disosialisasikan serta diujicobakan," ujarnya.
Dengan proyeksi Terminal Cicaheum yang telah final menjadi depo BRT Bandung Raya, Dhani menjelaskan sambil menunggu tahapan keseluruhan pengalihan fungsi Terminal Tipe A Cicaheum serta penerbitan Kartu Pengawasan (KP), masih ada PO yang beroperasional di terminal tersebut.
"Namun bila fungsi keseluruhan Terminal Tipe A Cicaheum telah berpindah dan ditutup karena pembangunan depo BRT telah dimulai, sesuai berita acara sosialisasi, seluruh layanan AKAP dan AKDP bus di Cicaheum akan berpindah ke Terminal Tipe A Leuwipanjang," katanya.
Terkait pertanyaan apakah Leuwipanjang mampu mengakomodir penambahan armada dan penumpang dari Cicaheum, Dhani mengatakan berdasarkan kajian, sosialisasi, dan uji coba yang telah dilakukan, Leuwipanjang masih memiliki kemampuan itu. Terlebih, selain menjadi depo BRT Bandung Raya, Cicaheum juga diarahkan menjalani fungsi Terminal Tipe C yang melayani angkutan dalam kota.
"Leuwipanjang masih mencukupi untuk penambahan (36 trayek) dari Cicaheum untuk bus dan penumpangnya, serta telah dilakukan sosialisasi dan uji coba untuk itu," ucapnya.
Dhani mengatakan pengalihan fungsi Terminal Tipe A Cicaheum menjadi depo BRT merupakan bagian dari rencana pengembangan angkutan massal berbasis jalan BRT Bandung Raya atau Cekungan Bandung.
"Sehingga pengalihan tersebut merupakan dukungan dalam mewujudkan pembangunan angkutan umum masal BRT di Cekungan Bandung yang merupakan kesepakatan antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten/Kota," katanya.