Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf. Foto: Press TV
Ketua Parlemen Iran Sebut Dinamika Baru Sedang Terbentuk di Selat Hormuz
Muhammad Reyhansyah • 5 May 2026 19:02
Teheran: Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf mengatakan, sebuah dinamika baru sedang terbentuk di Selat Hormuz di tengah ketegangan yang terus berlangsung di jalur perairan strategis tersebut.
"Keamanan pelayaran dan transit energi telah dibahayakan oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya melalui pelanggaran gencatan senjata serta penerapan blokade; namun kehendak jahat mereka akan memudar," tulis Qalibaf di platform media sosial X, dikutip dari Anadolu, Selasa, 5 Mei 2026.
Qalibaf juga mengklaim bahwa kelanjutan situasi yang terjadi saat ini tidak dapat ditanggung oleh Amerika Serikat.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu balasan Teheran terhadap Israel serta sekutu-sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang bertahan lama. Gencatan senjata itu kemudian diperpanjang oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tanpa tenggat waktu yang ditetapkan.
Sejak 13 April, Amerika Serikat memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz.