Massa Geruduk Kedubes AS, Protes Agresi Militer terhadap Venezuela

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Foto: Metro TV/Ardhan Anugrah.

Massa Geruduk Kedubes AS, Protes Agresi Militer terhadap Venezuela

Ardhan Anugrah • 6 January 2026 17:28

Jakarta: Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jakarta Pusat. Massa mengecam keras agresi militer AS terhadap Venezuela yang dinilai mencederai perdamaian dunia.

"Segera kembalikan kedaulatan Venezuela. Pasal 2 ayat 4 yang selalu digaungkan di PBB telah dilanggar oleh Presiden Donald Trump," ujar koordinator aksi, Ahmed, 21, di depan Gedung Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Januari 2026.
 


Ahmed menegaskan, kebijakan luar negeri AS di bawah kepemimpinan Donald Trump dianggap semena-mena dan mengabaikan aturan hukum internasional yang telah ditetapkan PBB. Menurutnya, agresi militer hanya akan memicu ketegangan yang lebih luas antarnegara.

"Kami ingin Donald Trump segera kembalikan Presiden Venezuela. Segera juga Venezuela mengambil kedaulatannya kembali. PBB justru harus ambil sikap tegas," lanjut Ahmed.


Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Foto: Metro TV/Ardhan Anugrah.

Aksi yang berlangsung di kawasan Medan Merdeka Selatan ini dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Massa mengancam akan kembali melakukan aksi serupa jika tidak ada respons tegas dari lembaga internasional maupun pemerintah terkait situasi di Venezuela.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)