Ilustrasi. Foto: dok MI.
Ambruk 4,69% ke Level 8.559, IHSG Hancur Lebur Pagi Ini!
Husen Miftahudin • 28 January 2026 09:32
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan signifikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, IHSG berada di posisi 8.393,514.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.26 WIB, IHSG langsung ambruk sebanyak 421,156 poin setara 4,69 persen ke level 8.559,073.
Adapun sebanyak 607 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 45 saham lainnya menguat dan 54 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.26 WIB sebanyak Rp12,183 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 16,786 miliar saham.
| Baca juga: Seharian di Zona Merah, IHSG Berhasil Ditutup Menguat Tipis |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
Prediksi pergerakan IHSG hari ini
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, jika kuat bertahan di support 8.900. "Diperkirakan support IHSG 8.900-8.940 dan resist IHSG 9.000-9.050," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
Adapun, IHSG pada perdagangan kemarin (27/1) ditutup naik 0,05 persen, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp1,65 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, ANTM, BMRI, BUMI, dan ADRO.
Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas menguat pada perdagangan Selasa (27/1). Saat ini, pelaku pasar menanti rilis laporan kinerja emiten teknologi sekaligus keputusan suku bunga pertama The Fed pada tahun ini. Indeks S&P 500 tercatat menguat 0,41 persen, Nasdaq Composite naik 0,91 persen. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average melemah 0,83 persen.
Di sisi lain, Bursa Saham Asia menguat pada Selasa (27/1), didorong oleh harapan investor terhadap kinerja laba perusahaan-perusahaan raksasa AS. Namun, langkah Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif impor terhadap Korea Selatan membatasi penguatan pasar secara meluas, sekaligus mendorong kenaikan harga emas dan perak.
Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 2,73 persen, dan Kosdaq naik 1,71 persen. Sementara di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,85 persen, dan Topix bertambah 0,31 persen. Di sisi lain, indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,35 persen, Taiex di Taiwan naik 0,79 persen dan S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,92 persen.