Niat puasa Qadha Ramadan, dok: MTVN
Ramadan Makin Dekat, Ini Niat dan Waktu Terbaik Bayar Utang Puasa
Putri Purnama Sari • 27 January 2026 12:43
Jakarta: Bulan suci Ramadan sebentar lagi akan tiba. Ramadan selalu menjadi momen yang dinantikan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Namun, sebelum memasuki bulan penuh berkah ini, ada satu kewajiban yang perlu diperhatikan, yakni membayar utang puasa Ramadan atau puasa qadha.
Kewajiban ini berlaku bagi umat Islam yang pada Ramadan sebelumnya tidak dapat berpuasa karena uzur syar’i, seperti sakit, haid, nifas, hamil, atau menyusui.
Puasa yang ditinggalkan tersebut wajib diganti di luar bulan Ramadan sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan.
Mengapa Utang Puasa Harus Dibayar Sebelum Ramadan?
Membayar utang puasa sebelum datangnya Ramadan berikutnya sangat dianjurkan agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih tenang dan khusyuk, tanpa terbebani kewajiban yang tertunda dari tahun sebelumnya.Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa apabila qadha puasa ditunda hingga melewati Ramadan berikutnya tanpa alasan yang dibenarkan, maka selain tetap wajib mengqadha puasa, seseorang juga dapat dikenai kewajiban membayar fidyah.
Oleh karena itu, menjelang Ramadan, umat Islam diimbau untuk mulai menghitung kembali jumlah utang puasa yang masih tersisa dan segera melunasinya sebelum bulan suci tiba.
Niat Bayar Utang Puasa Ramadan
Dalam melaksanakan qadha puasa diperlukan niat agar puasa tersebut sah. Niat qadha puasa Ramadan dilakukan pada malam hari sebelum fajar.
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta‘ala.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT."
Waktu Membayar Utang Puasa
Qadha puasa Ramadan dapat dilakukan kapan saja di luar bulan Ramadan, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa seperti Idulfitri, Iduladha, dan hari tasyrik.
Menjelang Ramadan, waktu qadha puasa menjadi semakin terbatas. Oleh karena itu, menyegerakan pembayaran utang puasa menjadi langkah bijak agar tidak terbebani di kemudian hari.
Melunasi utang puasa sebelum Ramadan bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga bentuk kesiapan spiritual. Dengan utang puasa yang sudah ditunaikan, umat Islam dapat menyambut Ramadan dengan hati yang lebih tenang dan fokus menjalankan ibadah.