Arus Mudik di Jalinsum Jambi–Riau Ramai Lancar, 700 Kendaraan Melintas per Jam

Suasana arus mudik di Jalan Lintas Timur Sumatera Jambi-Riau terpantau normal, Minggu (15/3/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.

Arus Mudik di Jalinsum Jambi–Riau Ramai Lancar, 700 Kendaraan Melintas per Jam

Lukman Diah Sari • 15 March 2026 17:35

Kabupaten Muaro Jambi: Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalinsum) Sumatra yang menghubungkan Provinsi Jambi menuju Riau terpantau masih ramai lancar. Hingga saat ini, belum tampak adanya kepadatan di jalur utama.

"Kondisi saat ini, rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 500 hingga 700 kendaraan per jam, baik dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya, tapi didominasi dari Jambi menuju Riau," jelas Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Sekernan, Polres Muaro Jambi Ipda Kandardin, di Jambi, Minggu, 15 Maret 2026, melansir Antara .

Dia mengatakan meski saat ini kondisi masih terkendali, pihaknya memprediksi akan terjadi lonjakan volume kendaraan dalam waktu dekat. Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan yang melintas masih didominasi oleh mobil pribadi dengan nomor polisi wilayah Jambi (pelat BH), termasuk kendaraan dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Ia memprediksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 16 dan 17 Maret. ?Estimasi lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat hingga 2.000 kendaraan per jam pada puncak arus mudik.

Suasana arus mudik di Jalan Lintas Timur Sumatera Jambi-Riau terpantau normal, Minggu (15/3/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.

Dalam kesempatan ini, pihak kepolisian terus mengingatkan para pemudik untuk menjaga keselamatan selama perjalanan, mengingat jarak tempuh yang jauh di lintas Sumatra. Termasuk memanfaatkan Pos Pengamanan yang telah disiagakan di sepanjang jalur untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk.

?"Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)