Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah atau tahun 2025 oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bekasi di kawasan Metland Tambun Selatan. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Muhammadiyah Kabupaten Bekasi Siapkan 12 Titik Salat Id
Whisnu Mardiansyah • 18 March 2026 11:08
Bekasi: Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan 12 titik pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan pada Jumat, 20 Maret 2026 mendatang. Seluruh lokasi terbuka tidak hanya bagi warga Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat umum.
Sekretaris PDM Kabupaten Bekasi Ferryal Abadi mengatakan beberapa titik utama yang telah disiapkan antara lain Kantor PDM di kawasan Metland Tambun, area perempatan Go Wet Waterpark Grand Wisata, serta area lapangan fasilitas sosial di wilayah Cikarang Baru.
"Lokasi di fasos (fasilitas sosial) di sekolah juga seperti SD Muhammadiyah 01 Setu dan SD Muhammadiyah 02 Tambun Utara yang juga akan difungsikan sebagai lokasi pelaksanaan salat," katanya di Cikarang seperti dilansir Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Ia memastikan seluruh fasilitas yang disiapkan untuk Salat Idulfitri tidak hanya diperuntukkan bagi warga Muhammadiyah, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bekasi.
"Dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah, Muhammadiyah Kabupaten Bekasi menyiapkan minimal 12 lokasi untuk pelaksanaan Shalat Idulfitri. Lokasi ini terbuka tidak hanya bagi warga Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat umum," katanya.
Ferryal menjelaskan keputusan Hari Raya Idulfitri pada 20 Maret 2026 didasarkan metode hisab dengan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Sistem ini merupakan bagian dari upaya menyelaraskan penanggalan Islam di seluruh dunia agar memiliki kesatuan waktu yang lebih pasti.
"Penerapan KHGT merupakan bentuk komitmen menuju penyatuan sistem kalender Hijriah di dunia. Saat ini memang belum ada sistem yang sepenuhnya menyatukan penanggalan Hijriah secara global seperti kalender Masehi," ucapnya.
Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah atau tahun 2025 oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bekasi di kawasan Metland Tambun Selatan. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ferryal berpesan apabila terjadi perbedaan waktu pelaksanaan Hari Raya Il Fitri agar disikapi dengan bijak dan penuh toleransi. Menurutnya, perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dibesar-besarkan dan dipermasalahkan karena masyarakat tentu mempunyai keyakinan masing-masing.
"Kita harus saling menghargai perbedaan tersebut, metode hilal maupun metode rukyat itu semua ada tuntunannya dalam Al Quran. Karena itu, mari kita sikapi dengan saling menghargai dan menghormati, jangan sampai memecah belah umat Islam yang akan merugikan umat Islam itu sendiri, khususnya di Kabupaten Bekasi," katanya.
Ferryal juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan kepedulian sosial terhadap rakyat Palestina, serta tetap waspada selama masa mudik Lebaran agar perjalanan berlangsung aman.