Bek Andalan Arema FC Absen Hingga Akhir Musim Akibat Cedera ACL

Bek tengah andalan Arema FC, Luiz Gustavo. Dokumentasi/Arema FC.

Bek Andalan Arema FC Absen Hingga Akhir Musim Akibat Cedera ACL

Daviq Umar Al Faruq • 18 January 2026 13:49

Malang: Arema FC harus menelan pil pahit di tengah ketatnya persaingan Super League 2025/2026. Bek tengah andalan mereka, Luiz Gustavo, dipastikan menepi panjang setelah mengalami cedera serius pada lutut kiri. 

Dokter Tim Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi, menjelaskan secara rinci kondisi sang pemain. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Luiz Gustavo mengalami robekan ligamen yang tergolong berat.

"Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen ACL lutut kiri. Cedera ini terjadi akibat insiden di lapangan di mana ia terjatuh dan tertimpa oleh pemain lain," terang dr Nanang, Minggu, 18 Januari 2026.
 


Menurutnya, operasi menjadi jalan terbaik demi menyelamatkan masa depan Luiz Gustavo sebagai pesepak bola profesional. Keputusan tersebut tidak diambil secara tergesa-gesa, melainkan melalui diskusi panjang dengan berbagai pihak.

"Setelah kami berdiskusi intensif dengan konsultan ortopedi dan tim medis, serta menjelaskan kondisinya kepada pemain, Luiz sepakat untuk memilih opsi operasi segera. Tujuannya jelas, agar struktur lututnya bisa pulih sempurna dan ia dapat bermain lebih optimal di masa depan," tambah Nanang.

Manajemen Singo Edan mengonfirmasi, pemain asal Brasil itu hampir pasti absen hingga akhir musim Super League 2025/2026. Sebab, Luiz harus menjalani operasi Anterior Cruciate Ligament (ACL).


Bek tengah andalan Arema FC, Luiz Gustavo. Dokumentasi/Arema FC.


Kehilangan Luiz Gustavo menjadi pukulan telak bagi Arema FC. Selama ini, ia merupakan pilar utama di jantung pertahanan dan kerap menjadi pembeda dalam situasi krusial. Namun di tengah kepentingan tim yang besar, manajemen memilih mengedepankan keselamatan karier sang pemain.

Manajemen Arema FC mengakui, absennya Luiz Gustavo hingga akhir musim menjadi kerugian besar secara teknis. Namun, klub memilih menempatkan aspek kemanusiaan di atas kepentingan jangka pendek tim.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa keputusan merelakan sang pemain naik meja operasi bukan perkara mudah. Akan tetapi, klub tidak ingin mengambil risiko yang bisa berdampak buruk bagi masa depan Luiz Gustavo.

"Tentu ini berat bagi kami di manajemen, pelatih, dan Aremania. Namun, demi kesembuhan dan karir pemain ke depannya, klub harus rela dan menyetujui opsi jalan operasi bagi Luiz. Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan masa depannya," ungkap Yusrinal.


Bek tengah andalan Arema FC, Luiz Gustavo. Dokumentasi/Arema FC.


Meski harus kehilangan salah satu palang pintu utama, Arema FC memastikan tetap bertanggung jawab penuh terhadap sang pemain. Klub menjamin profesionalitas tetap dijaga selama masa pemulihan berlangsung.

“Luiz Gustavo masih terikat kontrak hingga akhir kompetisi dan akan mendapatkan haknya serta dukungan penuh selama masa pemulihan,” pungkas Inal, sapaan akrab Yusrinal Fitriandi.

Dengan absennya Luiz Gustavo, Arema FC dituntut segera menyiapkan skema alternatif di lini belakang. Langkah ini penting agar tim tetap kompetitif hingga akhir musim Super League 2025/2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)