Penumpang kereta api. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Libur Iduladha, PT KAI Operasikan 9 Kereta Api Tambahan
Fachri Audhia Hafiez • 21 May 2026 13:35
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengoperasikan sembilan perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) tambahan demi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan tempat duduk dan memperbanyak pilihan jadwal keberangkatan dari wilayah Jakarta.
“Momentum libur panjang Idul Adha diperkirakan akan mendorong peningkatan mobilitas masyarakat. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menghadirkan perjalanan tambahan pada sejumlah rute favorit agar masyarakat memiliki lebih banyak alternatif perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
Franoto memerinci, sembilan KA tambahan tersebut dialokasikan untuk rute-rute favorit masyarakat. Rinciannya meliputi delapan perjalanan dari Stasiun Gambir dan satu perjalanan dari Stasiun Pasar Senen dengan tujuan akhir seperti Yogyakarta, Solo, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Cilacap, hingga Surabaya.
Berikut adalah daftar perjalanan KA tambahan yang dioperasikan:
- KA Argo Anjasmoro Tambahan: Gambir – Surabaya Pasarturi (23.35 WIB)
- KA Purwojaya Tambahan: Gambir – Cilacap (07.00 WIB dan 13.25 WIB)
- KA Cheribon Fakultatif: Gambir – Cirebon (23.55 WIB)
- KA Parahyangan: Gambir – Bandung (13.40 WIB)
- KA Batavia: Gambir – Solo Balapan (09.35 WIB)
- KA Tambahan: Gambir – Yogyakarta (05.15 WIB dan 16.25 WIB)
- KA Tambahan: Pasar Senen – Lempuyangan (15.25 WIB)
Selama masa angkutan libur panjang dari 25 Mei hingga 2 Juni 2026, KAI Daop 1 Jakarta juga tetap mengoperasikan 68 perjalanan KA reguler setiap harinya. Dengan penggabungan armada ini, total kapasitas tempat duduk yang disediakan melonjak hingga mencapai 357.320 kursi.
Hingga saat ini, sebanyak 156.753 tiket keberangkatan telah terjual dengan tingkat okupansi sementara berada di angka 43 persen. Jumlah pemesanan ini diprediksi akan terus merangkak naik mendekati hari H keberangkatan.
Berdasarkan data manifestasi penumpang, volume keberangkatan tertinggi dari Jakarta diprediksi terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 dengan 34.703 penumpang, disusul Rabu, 27 Mei 2026 sebanyak 26.239 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik kedatangan menuju Jakarta diperkirakan jatuh pada Senin, 1 Juni 2026 dengan estimasi 33.930 penumpang.
(1).jpeg)
Penumpang kereta api. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Kota-kota seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Purwokerto, Bandung, dan Jember masih mendominasi daftar destinasi favorit yang paling banyak diburu oleh para pelancong.
“Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan aspek keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, serta kemudahan akses antarkota. KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang andal selama masa libur panjang,” pungkas Franoto.
Guna mendukung kelancaran operasional yang masif ini, manajemen KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh kesiapan sarana, prasarana, fasilitas stasiun, hingga penguatan aspek pengamanan telah disiagakan secara optimal.