Serangan Udara AS-Israel Hantam Baharestan Iran, 13 Warga Sipil Tewas

Asap dari serangan AS dan Israel di Iran. (Anadolu Agency)

Serangan Udara AS-Israel Hantam Baharestan Iran, 13 Warga Sipil Tewas

Muhammad Reyhansyah • 6 April 2026 15:24

Baharestan: Sedikitnya 13 orang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Kabupaten Baharestan, Provinsi Teheran, Iran.

Menurut laporan Fars News Agency yang dikutip TRT World, Senin, 6 April 2026, Gubernur Baharestan mengatakan korban tewas terjadi setelah pasukan AS dan Israel membombardir dua unit rumah tinggal di kota Qaleh Mir.

Ia menyatakan bahwa proses pembersihan puing-puing dan operasi pencarian serta penyelamatan masih terus berlangsung di lokasi kejadian.

Ledakan juga terdengar sekitar tengah malam di ibu kota Teheran.

Media pemerintah Iran dan layanan darurat melaporkan bahwa sedikitnya enam anak termasuk di antara korban tewas setelah serangan Amerika Serikat dan Israel menghantam Teheran pada Senin pagi, termasuk kawasan permukiman dan target lain di kota tersebut.

Pesawat tempur terlihat di langit kota, dan ledakan terjadi di wilayah selatan serta barat Teheran.

Dalam serangan yang dilakukan di Teheran, Universitas Teknologi Sharif juga menjadi sasaran.

Serangan Rudal di Haifa

Kota Haifa di Israel menjadi sasaran serangan rudal besar dari Iran, dengan hulu ledak jatuh di beberapa lokasi dan memicu kebakaran di berbagai titik di kota tersebut.

Polisi Israel mengumumkan bahwa tim penjinak bahan peledak telah dikerahkan ke beberapa lokasi di wilayah Carmel setelah serangan tersebut.

Serangan rudal tersebut menyebabkan kerusakan besar pada sejumlah bangunan dan kendaraan.

Secara terpisah, laporan dari Channel 12 mengutip sumber yang mengonfirmasi bahwa tim penyelamat telah menemukan dua jenazah dari bawah reruntuhan sebuah bangunan di Haifa yang terkena serangan pada hari sebelumnya.

Baca juga:  AS Minta Perusahaan Satelit Batasi Citra di Wilayah Konflik Timur Tengah

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)