Tradisi Besan Jadikan Resepsi Massal Sarat Budaya di  Tangerang

Suasana Tangerang Ngebesan 2026, sebuah resepsi pernikahan massal yang mengangkat tradisi Betawi sebagai ruh utama acara di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 12 Februari 2026. Dokumentasi/ istimewa

Tradisi Besan Jadikan Resepsi Massal Sarat Budaya di Tangerang

Deny Irwanto • 13 February 2026 18:12

Tangerang: Perayaan hari jadi ke-33 Kota Tangerang diwarnai nuansa adat yang kuat melalui gelaran Tangerang Ngebesan 2026, sebuah resepsi pernikahan massal yang mengangkat tradisi Betawi sebagai ruh utama acara.

Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi panggung pelestarian budaya lokal yang ditampilkan secara utuh di ruang publik. Sebanyak 106 pasangan pengantin yang terdiri 97 pasangan muslim dan 9 pasangan non muslim mengikuti prosesi di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 12 Februari 2026.

"Tangerang Ngebesan ini bukan sekadar resepsi, tetapi wujud kebersamaan dan identitas budaya kita. Kota Tangerang milik semua, dan kebahagiaan hari ini adalah kebahagiaan bersama," kata Wali Kota Tangerang, Sachrudin, di Kota Tangerang dikutip, Jumat, 13 Februari 2026.

Sejak awal prosesi, unsur adat Betawi ditampilkan dominan melalui rangkaian Palang Pintu. Tradisi ini menghadirkan adu pantun, silat jawara, serta simbol penyambutan khas Betawi yang sarat makna penghormatan kepada keluarga mempelai. Iringan busana adat, dekorasi bernuansa etnik, serta tata prosesi tradisional mempertegas karakter budaya dalam perayaan tersebut.


Suasana Tangerang Ngebesan 2026 yang mengangkat tradisi Betawi di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 12 Februari 2026. Dokumentasi/ istimewa

Setiap pasangan sebelumnya telah melalui sidang isbat nikah maupun pencatatan perkawinan resmi. Melalui fasilitasi resepsi massal ini, Pemerintah Kota Tangerang tidak hanya memberi ruang perayaan, tetapi juga menghadirkan pengalaman pernikahan yang berakar pada tradisi dan simbol budaya.

Peserta juga merasakan kuatnya sentuhan adat dalam acara. Owen dan Mishel, pasangan penganut Konghucu, menyebut pengalaman tersebut sebagai momen budaya yang berkesan.

"Kami merasa bangga dan terharu bisa ikut dalam perayaan ini. Selain meriah, kami juga merasakan kebersamaan yang luar biasa. Semoga Kota Tangerang semakin maju dan harmonis. Terima kasih Pemkot Tangerang yang udh ngadain acara ini," jelas Owen.


Suasana Tangerang Ngebesan 2026 yang mengangkat tradisi Betawi di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis, 12 Februari 2026. Dokumentasi/ istimewa


Tangerang Ngebesan 2026 menunjukkan bahwa perayaan kota dapat menjadi media pewarisan tradisi. Adat, kebersamaan, dan keberagaman dirangkai dalam satu panggung, menegaskan bahwa kemajuan daerah dapat berjalan selaras dengan pelestarian budaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)