Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: dok. Pemprov DKI.
Rano Karno Tantang Seniman Olah Ruang Terbuka Senayan-HI Jadi Area Pameran
Gabriella Thesa Widiari • 18 July 2026 11:13
Jakarta: Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menantang para seniman menyulap kawasan Senayan hingga HI jadi ruang pameran seni. Tantangan ini dalam rangka menyambut perayaan lima abad Kota Jakarta.
"Pada peringatan 500 tahun Jakarta nanti kita memanfaatkan ruang terbuka yang membentang mulai dari Ratu Plaza hingga Bundaran Hotel Indonesia sebagai ruang pamer seni," kata Rano dalam keterangan tertulis, Sabtu, 18 Juli 2026.
Ia mengatakan, seni tak harus hadir di galeri-galeri saja. Menurutnya, ruang publik juga dapat menjadi tempat bertemunya karya seni dengan masyarakat. Sehingga mampu menghidupkan kota sekaligus memperluas akses terhadap seni.
"Seni dapat dihadirkan di tengah kehidupan masyarakat, menghidupkan ruang kota, sekaligus mengajak masyarakat membaca Jakarta dengan cara yang berbeda," kata Rano.
Hal itu, merupakan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. Salah satunya melalui dukungan kepada para pelaku budaya, perluasan akses terhadap kegiatan seni, pengembangan ruang kreatif, serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama sejumlah seniman. Foto: dok. Pemprov DKI.
Ia mengatakan, Jakarta tidak hanya tengah mempersiapkan perayaan lima abad usianya, tetapi juga merancang warisan bagi generasi mendatang. Warisan tersebut bukan semata pembangunan fisik, melainkan identitas kota yang tumbuh dari budaya dan kreativitas masyarakat.
"Kami ingin warisan itu berupa hasil pembangunan kota yang maju dan berdaya saing, dengan tetap berakar pada budaya serta kreativitas masyarakat Jakarta," kata Rano.
Oleh karena itu, ia berharap ruang-ruang publik dapat menjadi panggung bagi para seniman untuk menampilkan karya terbaik sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.
"Momentum lima abad Jakarta harus menjadi perayaan budaya yang luar biasa," pungkas Rano.