Pemkot Bekasi Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra dari Urunan ASN dan BUMD

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Pemkot Bekasi Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra dari Urunan ASN dan BUMD

Antonio • 5 December 2025 16:37

Bekasi: Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, memastikan bantuan yang dikirimkan untuk korban bencana di Sumatra tidak bersumber dari Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan tersebut sepenuhnya merupakan hasil swadaya dan gotong royong elemen masyarakat di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan hal itu meskipun ada arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar pemerintah daerah dapat mengoptimalkan dana BTT untuk membantu wilayah terdampak.

“Memang dari Mendagri itu diarahkan untuk mengeluarkan dana biaya tak terduga, tapi untuk Kota Bekasi tidak menggunakan dana BTT,” kata Tri Adhianto di Bekasi, Jumat, 5 Desember 2025.

Menurutnya, seluruh bantuan yang dikirim merupakan hasil penghimpunan dari warga masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan pengusaha yang ada di Kota Bekasi.
 


“Tetapi menggunakan dana bagaimana menghimpun dari warga masyarakat dan juga ASN yang ada di Kota Bekasi,” ujar Tri.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan, Tri Adhianto menjelaskan sebagian logistik akan dibeli langsung di lokasi terdampak. Strategi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan yang paling mendesak di posko-posko penampungan.

“Kita lihat kebutuhan yang paling utama di sana, itu yang kita belikan,” kata Wali Kota.


Kondisi kerusakan rumah di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam dampak banjir bandang. ANTARA/Yusrizal

Arahan untuk membantu daerah terdampak sebelumnya disampaikan Mendagri Tito Karnavian. Ia mengajak seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk guna meringankan beban korban bencana.

Ajakan tersebut disampaikan Tito merespons keluhan sejumlah pemda yang mengalami kesulitan dalam penanganan bencana, salah satunya karena anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sudah menipis memasuki akhir tahun anggaran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)