Sejumlah kendaraan pengangkut sampah menganteri untuk menyimpan matrial di TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada (2/7/2026). (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Tangerang)
Pemkab Tangerang Siapkan 2 Hektare Lahan untuk TPA Sementara
Whisnu Mardiansyah • 7 July 2026 17:46
Tangerang: Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan lahan dua hektare untuk pembuangan sampah sementara. Langkah ini diambil di tengah proses pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin yang masih berlangsung.
"Pembuangan sampah dari wilayah Kabupaten Tangerang sampai saat ini masih tetap normal. Kami sudah siapkan lahan dua hektare untuk ditempati sementara," kata Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, seperti dilansir Antara, Selasa, 7 Juli 2026.
Hari ke-8 pemadaman, pengangkutan sampah tetap berjalan normal. Sebanyak 1.200 ton sampah per hari dialihkan ke lokasi baru.
"Kalau nanti sudah selesai, lahan itu akan kami normalkan lagi. Sampah sudah disiapkan di tempat yang akan menyongsong pengolahan sampah energi listrik," ucapnya.
Pemkab Tangerang juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik. Kebakaran ini diharapkan mempercepat realisasi proyek tersebut.
"Saya sudah beberapa kali rapat dengan gubernur, Menteri LH, juga Menko Pangan. Kabupaten Tangerang salah satu lokus yang akan dijadikan tempat pengolahan sampah berbasis energi listrik," tuturnya.
Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah area mulai bersih. Keberhasilan ini berkat koordinasi dengan BNPB dan kerja keras tim Manggala Agni.
"Rabu (1 Juli) tim pemadaman datang malam. Paginya jam 06.00 WIB sudah mulai bekerja. Dari pagi, siang, malam kerja di lokasi. Lokasinya fluktuatif, tidak ada yang datar. Ini luar biasa dari Manggala Agni, kami ucapkan terima kasih. Ini sudah dapat hasil baik," paparnya.
Angin kencang masih menjadi kendala. Untuk menjangkau area tengah dan puncak, Pemkab mengandalkan helikopter water bombing dari BNPB yang telah beroperasi lima hari.
"Untuk menjangkau area tengah dan puncak gunungan sampah yang sulit diakses oleh armada darat, Pemkab Tangerang mengandalkan bantuan helikopter water bombing dari BNPB yang telah beroperasi selama lima hari terakhir," katanya.
.jpeg)
Pemadaman darat kebakaran TPA Jatiwaringin, Tangerang, pada Senin (6/7). (DOK BNPB)
BNPB melaporkan pemadaman mencapai 50 persen dari 18 hektare lahan terdampak. "Ini kemarin saya laporkan 45 persen. Saat ini sudah hampir 50 persen lahan kebakaran kita kendalikan. Kita sudah menyasar ke arah Barat TPA Jatiwaringin," kata Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan.
Tingkat kebersihan area terdampak mencapai 70 persen. Djohan menyebut petugas kesulitan mencapai titik api karena material kompleks seperti plastik dan beling.
"Metode penguraian yaitu alat berat seperti buldozer dan ekskavator dikerahkan untuk mengais dan membongkar tumpukan sampah yang masih mengeluarkan asap," kata Djohan.