Paus Leo XIV Tak Gentar Kritik Trump, Janji Tetap Bersuara

Paus Leo XIV dalam sebuah acara di Vatikan. (Anadolu Agency)

Paus Leo XIV Tak Gentar Kritik Trump, Janji Tetap Bersuara

Muhammad Reyhansyah • 13 April 2026 21:02

Roma: Paus Leo XIV menyatakan tidak gentar terhadap pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan berjanji akan terus menyuarakan sikapnya secara terbuka.

Pernyataan tegas ini disampaikan sang paus setelah dirinya dikritik Trump sebagai sosok “lemah” terkait pandangan mengenai perang AS dan Israel melawan Iran.

Mengutip Anadolu, Senin, 13 April 2026, Paus Leo menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan perdamaian. Pernyataan ini disampaikan kepada wartawan di dalam pesawat kepausan dalam perjalanan dari Roma menuju Aljazair.

“Saya tidak takut pada pemerintahan Trump,” ujar Paus Leo, saat memulai kunjungan 10 hari ke Afrika yang mencakup Aljazair, Kamerun, Angola, dan Guinea Khatulistiwa.

“Saya berbicara tentang Injil, dan karena itu saya akan terus bersuara lantang menentang perang,” lanjutnya.

Paus Leo juga menegaskan tidak berniat terlibat dalam perdebatan langsung dengan Trump. “Saya tidak memiliki niat untuk masuk ke dalam perdebatan dengannya,” tuturnya.

Paus Leo vs Donald Trump

Sebelumnya, Trump melalui platform Truth Social menyatakan bahwa ia tidak menginginkan “seorang Paus yang menganggap tidak masalah bagi Iran memiliki senjata nuklir.”

“Paus Leo lemah dalam urusan kejahatan, dan buruk dalam kebijakan luar negeri,” tulis Trump. Ia juga mengisyaratkan bahwa terpilihnya Paus Leo sebagai pemimpin Gereja Katolik memiliki motif politik.

“Karena dia orang Amerika, dan mereka pikir itu cara terbaik untuk menghadapi Presiden Donald J Trump. Jika saya tidak berada di Gedung Putih, Leo tidak akan berada di Vatikan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan terpisah saat memimpin doa di Basilika Santo Petrus pada Sabtu, Paus Leo menyerukan penghentian konflik.

“Cukup dengan penyembahan terhadap diri sendiri dan uang! Cukup dengan pamer kekuasaan! Cukup dengan perang,” ujarnya, merujuk pada konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Baca juga:  Trump Cari Ribut dengan Paus Leo XIV soal Iran, Mengaku Bukan Penggemarnya

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)