Suasana Gubernur Maluku Utara Syerly Tjoanda Laos memberikan tambahan living cost untuk 678 jamaah di sela pelepasan JCH Kloter 13 asal Maluku Utara di Asrama Haji Sudiang,,Makassar, Kamis (30/4/2026). ANTARA/ Suriani Mappong
768 Calon Haji Maluku Utara Dapat Tambahan Biaya Hidup
Lukman Diah Sari • 30 April 2026 15:05
Makassar: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) memberikan tambahan biaya hidup (living cost) sebesar Rp1,152 miliar kepada jemaah calon haji asal provinsi itu. Hal itu sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran ibadah haji tahun ini.
"Tambahan living cost untuk 768 calon haji tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan jamaah selama menjalankan ibadah haji," kata Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos????? disela pelepasan jamaah calon haji Kloter 13 asal Maluku Utara di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 30 April 2026, melansir Antara.
“Saya titipkan seluruh jamaah calon haji Maluku Utara kepada bapak dan ibu pendamping agar bisa didampingi dengan baik. Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi perjalanan batin menuju kedekatan dengan Tuhan,” ujar dia.
Sherly mengajak seluruh tamu undangan untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Menurutnya, momen keberangkatan haji merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat hubungan spiritual dan menemukan makna kedekatan dengan Sang Pencipta.

Ilustrasi haji. Foto: Metro TV/Misbahol Moenir
Gubernur menegaskan pelayanan terhadap jemaah calon haji bukan hanya tanggung jawab administratif, melainkan juga tanggung jawab kemanusiaan. Ia mengaku bersyukur memiliki wakil gubernur yang berpengalaman dan peduli terhadap pengelolaan haji di Maluku Utara.
“Wakil gubernur kami memiliki pengalaman selama empat tahun di Kanwil Kementerian Agama, sehingga sangat memahami seluruh prosedur penyelenggaraan haji. Setiap tahun kami memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan terbaik hingga tiba di Embarkasi Sulawesi Selatan,” kata dia.
Sherly menambahkan kehadirannya langsung di Asrama Haji Makassar tahun ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh fasilitas bagi jamaah, mulai dari pemeriksaan kesehatan, akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesiapan teknis lainnya.
Selain itu, Sherly juga menyampaikan keyakinannya bahwa doa-doa yang dipanjatkan jamaah di Tanah Suci memiliki kekuatan besar, tidak hanya bagi pribadi masing-masing, tetapi juga bagi kemajuan daerah Maluku Utara.