Kampus Global 'Berebut' Rangkul Pasar Indonesia

Ilustrasi. Foto: Magnific.

Kampus Global 'Berebut' Rangkul Pasar Indonesia

Ade Hapsari Lestarini • 26 October 2026 07:18

Jakarta: Pameran pendidikan internasional menjadi salah satu sarana bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk memperoleh informasi mengenai pilihan perguruan tinggi, program studi, dan peluang beasiswa. Salah satunya melalui Wardaya International Education Expo (WIEE) 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan SMA Wardaya tersebut mencatat lebih dari 2.000 peserta terdaftar dan menghadirkan lebih dari 40 institusi pendidikan dari berbagai negara. Institusi yang berpartisipasi berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Irlandia, Spanyol, dan Australia.

Melalui pameran ini, siswa dan orang tua dapat memperoleh informasi mengenai pilihan universitas, program studi, persyaratan penerimaan, serta jalur pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan rencana akademik mereka.

Salah satu informasi yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut adalah peluang memperoleh beasiswa hingga 100 persen dari sejumlah universitas yang berpartisipasi. Ketersediaan beasiswa, persyaratan, dan cakupannya mengikuti ketentuan masing-masing institusi.

"Setiap anak memiliki bakat, cara belajar, dan mimpi yang berbeda. Ada yang bersinar dalam ilmu pengetahuan, ada yang mengekspresikan diri melalui seni dan olahraga, dan ada pula yang masih dalam perjalanan menemukan potensinya. Setiap anak memiliki waktunya sendiri untuk tumbuh dan berkembang. Pendidikan bukan sekadar tentang nilai dan prestasi, melainkan tentang membuka ruang bagi setiap anak untuk mengenali potensinya, membangun karakter, menemukan jati diri, dan memiliki keberanian untuk melangkah meraih mimpi-mimpinya," ujar Kepala Sekolah SMA Wardaya, Anton Wardaya, dalam keterangan tertulis, Senin, 26 Oktober 2026.


 

Pendidikan internasional dan akses informasi


Pameran pendidikan dapat menjadi sarana bagi calon mahasiswa untuk membandingkan pilihan kampus dan memahami persyaratan masuk perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri. Informasi mengenai biaya pendidikan, beasiswa, dan program studi menjadi bagian penting dalam pertimbangan keluarga ketika merencanakan pendidikan tinggi.

Selain pameran pendidikan, SMA Wardaya menyelenggarakan rangkaian kegiatan Wardaya Berdampak 2026 pada 3-17 Oktober 2026. Program tersebut mencakup kegiatan sosial, kompetisi akademik, dan pertunjukan seni yang melibatkan siswa serta masyarakat.

Dalam rangkaian tersebut, kompetisi Math, Science, and Social Studies Competition (MS²C) 2026 diikuti 582 pendaftar tingkat SMP/MTs dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi mencakup bidang Matematika, Biologi, Fisika, dan Social Studies, dengan babak penyisihan secara daring serta semifinal dan final di SMA Wardaya pada 17 Oktober 2026.

Sementara itu, kegiatan bakti sosial pada 3 Oktober 2026 diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri atas orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut mencakup layanan kesehatan, edukasi keuangan, konsultasi pendidikan, serta bazar pakaian dan buku layak pakai.

Rangkaian kegiatan juga mencakup Colors of Hope Wardaya 2026 yang digelar pada 11 Oktober 2026. Acara tersebut dihadiri sekitar 800 penonton dan melibatkan lebih dari 80 siswa sebagai panitia maupun penampil, sekaligus menjadi wadah kegiatan seni dan penggalangan donasi. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMA Wardaya mempertemukan aktivitas pendidikan, partisipasi masyarakat, dan kolaborasi dengan berbagai institusi serta mitra usaha.

SMA Wardaya meyakini kolaborasi antara institusi pendidikan, dunia usaha, organisasi sosial, dan masyarakat merupakan fondasi penting untuk menghadirkan kegiatan yang bermakna dan berdampak luas. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan Wardaya dalam menumbuhkan harapan, membuka peluang, dan menghadirkan dampak positif bagi sesama.

(Ade Hapsari Lestarini)