Menteri Pendidikan Jerman Karin Prien. (bundesregierung.de)
Menteri Pendidikan Jerman Kritik Trump soal Seruan Ganti Presiden Ukraina
Willy Haryono • 11 October 2026 17:10
Berlin: Menteri Pendidikan Jerman Karin Prien mengkritik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu, 11 Oktober 2026, setelah Trump menyerukan agar Ukraina memiliki presiden baru di tengah kesepakatan AS dan Rusia terkait pasokan bahan bakar diesel.
“Hanya untuk beberapa liter diesel. Betapa bangkrutnya moralitas,” kata Prien melalui platform media sosial X, merespons pernyataan Trump.
Trump pada Sabtu kemarin menyerukan agar warga Ukraina “mendapatkan presiden baru." Ia menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Rusia.
“Saya menyarankan mereka mendapatkan pemimpin baru yang dapat membuat kesepakatan, karena dia sebenarnya bisa membuat banyak kesepakatan yang, entah mengapa, tidak pernah dia lakukan,” kata Trump.
Jerman Tegaskan Sanksi terhadap Rusia
Sementara itu, Jerman menegaskan kembali komitmennya terhadap sanksi terhadap Rusia pada Sabtu setelah kesepakatan Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait pasokan diesel.Juru bicara pemerintah Jerman Stefan Kornelius mengatakan di Berlin bahwa diesel Rusia tidak akan dipasok ke Jerman meskipun terdapat kesepakatan antara Trump dan Putin, menurut harian Jerman Die Welt.
“Pemerintah Jerman tetap berpegang pada keputusan sanksinya terhadap Rusia dan bekerja sama dengan mitra-mitra Eropa dalam menerapkan sanksi lebih lanjut,” kata Kornelius.
Baca juga: Kritik Zelensky soal Perang Rusia, Trump Serukan Warga Ukraina Ganti Presiden