Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.
BPJS Kesehatan Tegaskan Semakin Kuat dengan Kolaborasi
Muhammad Adyatma Damardjati • 30 October 2026 21:57
Jakarta: Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memastikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin kuat. Hal ini dibantu oleh sinergi dari berbagai pihak.
“Ya, siapa yang bilang dihapus ini? Isu BPJS akan semakin kuat dengan kolaborasi semua pihak yang luar biasa,” ujar Prihati ketika ditemui setelah menghadiri Satya JKN Awards, Jumat, 30 Oktober 2026.
“Kalau pelayanan kesehatan itu dilaksanakan dengan sistem rujukan, layanan primer FKTP, rujukan ke rumah sakit. Kalau Koperasi Merah Putih menyediakan klinik sesuai syarat-syarat FKTP, bisa melayani. Tetap syarat-syaratnya harus dipenuhi,” kata Prihati.
Prihati menegaskan tidak ada pengalihan peserta ke Klinik Koperasi Merah Putih. Setiap fasilitas kesehatan harus memenuhi syarat mutlak dan teknis sebelum bekerja sama.
"Tidak harus pindah. Siapa yang bilang pindah? Tidak. Klinik pratama swasta juga bisa. Ada syarat mutlak, syarat teknis. Izin operasional, izin praktik dokter itu syarat mutlak. Ini menjaga mutu," kata Prihati.

Ilustrasi BPJS Kesehatan. Foto: Antara.
Prihati menambahkan BPJS Kesehatan tidak memiliki kaitan pembiayaan langsung dengan pembentukan Koperasi Merah Putih. Fokus BPJS tetap pada pengelolaan iuran dan pembiayaan pelayanan kesehatan.
"BPJS tidak sejauh itu mengurusnya. Membiayai Kopdes, BPJS tidak sejauh itu. BPJS itu mengumpulkan iuran, mengelola iuran untuk membayar, membiayai pelayanan kesehatan," ujar Prihati.
Prihati mengajak masyarakat menjaga keaktifan kepesertaan JKN. Perlindungan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.