19 Oktober Memperingati Hari Apa? Ada HUT Sulawesi Selatan hingga Peringatan Kesehatan

Masjid 99 Kubah Asmaul Husna Makassar, dok: oscmedcom

19 Oktober Memperingati Hari Apa? Ada HUT Sulawesi Selatan hingga Peringatan Kesehatan

Putri Purnama Sari • 19 October 2026 11:17

Jakarta: Terdapat berbagai peringatan yang dirayakan pada tanggal 19 Oktober 2026, salah satunya adalah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain peringatan hari jadi daerah, 19 Oktober juga dikaitkan dengan sejumlah peringatan lain di berbagai negara. Namun, tidak semua peringatan tersebut berstatus sebagai hari internasional resmi. Berikut daftar hari peringatan di tanggal 19 Oktober.

Daftar Peringatan 19 Oktober 

1. HUT Sulawesi Selatan

Provinsi Sulawesi Selatan memperingati hari jadinya setiap 19 Oktober. Pada 2026, provinsi yang dikenal dengan kekayaan budaya Bugis, Makassar, dan Toraja ini merayakan hari jadi ke-357.

Mengutip informasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, tanggal 19 Oktober 1669 ditetapkan sebagai hari jadi provinsi tersebut melalui Peraturan Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 1995.

Penetapan tanggal tersebut berkaitan dengan peristiwa bersejarah, termasuk berakhirnya Perang Makassar pada 1669. Peristiwa ini menjadi salah satu simbol perjuangan dan keteguhan masyarakat Sulawesi Selatan dalam menghadapi kekuatan kolonial.

Peringatan hari jadi Sulawesi Selatan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenang sejarah, melestarikan budaya, serta mendorong pembangunan daerah. 2. Hari Aksi Kemanusiaan Sedunia

Tanggal 19 Oktober juga dikenal sebagai Hari Aksi Kemanusiaan Sedunia atau World Humanitarian Action Day dalam sejumlah kalender peringatan. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang menghadapi krisis, bencana alam, konflik, dan kondisi darurat lainnya.

Aksi kemanusiaan bertujuan mengurangi penderitaan, melindungi martabat manusia, serta memberikan bantuan kepada kelompok yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.

Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengapresiasi para relawan dan pekerja kemanusiaan yang terlibat dalam upaya penyelamatan serta pemulihan masyarakat terdampak krisis.

Perlu diketahui, peringatan ini berbeda dengan Hari Kemanusiaan Sedunia resmi yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan diperingati setiap 19 Agustus.

3. Hari Tulang dan Sendi Anak Sedunia

Selain itu, 19 Oktober diperingati sebagai Hari Tulang dan Sendi Anak Sedunia atau World Pediatric Bone and Joint Day. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan tulang, sendi, otot, dan sistem gerak pada anak.

Masalah kesehatan tulang dan sendi dapat memengaruhi pertumbuhan serta aktivitas anak. Karena itu, pemahaman mengenai pencegahan, deteksi dini, dan penanganan yang tepat menjadi hal penting bagi orang tua maupun tenaga kesehatan.

Hari Tulang dan Sendi Anak Sedunia pertama kali diperingati pada 19 Oktober 2012. Peringatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap gangguan muskuloskeletal pada anak dan remaja.

Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang dan sendi sejak dini, termasuk melalui aktivitas fisik yang sesuai, pemenuhan nutrisi, dan pemeriksaan medis apabila muncul keluhan.

(Putri Purnama Sari)