Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto. Foto: Antara.
Polisi Analisis Rekaman CCTV untuk Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa UI
Siti Yona Hukmana • 20 October 2026 10:26
Jakarta: Polda Metro Jaya masih menganalisa rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengungkap kasus kekerasan aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Penyidik juga menerima tambahan rekaman untuk membantu menelusuri rangkaian peristiwa.
"Kemarin sudah disampaikan ya pada saat konferensi oleh Dirkrimum, saat sekarang masih proses analisa CCTV, ada penambahan beberapa CCTV," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa, 20 Oktober 2026.
"Ya makanya ini harus disusun CCTV ini. Kan diolah melalui laboratorium digital forensic. Ada timeline yang harus kita lihat per jam," kata Budi.

Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI Hafidz Hernanda. Foto: Istimewa
Selain menganalisis rekaman, penyidik mendalami keterangan saksi dan barang bukti. Polisi jufa masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap barang yang diduga tertinggal dan berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Budi mengatakan kepolisian menaruh perhatian terhadap kasus yang menimpa aktivis mahasiswa tersebut. Ia memastikan penyelidikan tetap berjalan untuk memperoleh perkembangan yang signifikan.
"Kita sangat tidak menoleransi kejadian yang menimpa aktivis ataupun BEM, salah satu BEM UI ini," ujar Budi.
lBEM UI melaporkan kasus penganiayaan terhadap Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI Hafidz Hernanda ke Polda Metro Jaya. Laporan diterima SPKT Polda Metro Jaya pada Selasa, 6 Oktober 2026.
(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)