Ilustrasi-Kebakaran di Bukit Pindul, Dukuh Girisono, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (10/8). Foto: BPBD Kab. Klaten.
Kalimantan Timur Dikepung 4.318 Titik Panas
Lukman Diah Sari • 12 August 2026 15:21
Balikpapan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mencatat jumlah titik panas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai 4.318 titik pada 1–11 Agustus 2026. Masyarakat diimbau waspada dan tidak melakukan kegiatan yang bisa memicu kebakaran.
"Saat ini Provinsi Kaltim menuju El Nino fase kuat dengan tingkat kekeringan meningkat, makanya titik panas juga tinggi," ujar Ketua Tim Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Huda Abshor Mukhsinin, di Balikpapan, Rabu, 12 Agustus 2026, melansir Antara.
Saat ini, katanya, faktor panas yang terjadi di Kaltim diakibatkan oleh dominasi musim timur atau Monsun Australia yang membawa sifat udara lebih kering. Namun, fase ini belum berada pada fase puncak.
"Puncak El Nino lebih kering di Kaltim diperkirakan terjadi pada September hingga Oktober tahun ini, sehingga kemungkinan *hotspot* (titik panas) di bulan tersebut bisa lebih tinggi, sehingga kewaspadaan semua pihak pun harus diperkuat," kata dia.

Informasi sebaran titik panas di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. ANTARA/ HO- BMKG Balikpapan
Tingginya titik panas dalam sebelas hari terakhir yang mencapai 4.318 titik tersebut berarti setiap hari ada ratusan titik. Khusus pada Selasa, 11 Agustus kemarin, terdapat 590 titik yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
Berikut rinciannya:
-
Kota Samarinda: 5 titik
-
Balikpapan: 7 titik
-
Bontang: 3 titik
-
Kabupaten Paser: 54 titik
-
Penajam Paser Utara: 1 titik
-
Kutai Barat: 37 titik
-
Kutai Timur: 115 titik
-
Kutai Kartanegara: 124 titik
-
Berau: 233 titik
-
Kabupaten Mahakam Ulu: 11 titik