Sumsel Terima 18 Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo

Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto, di Palembang, Senin, 18 Mei 2026. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Sumsel Terima 18 Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo

Silvana Febiari • 19 May 2026 16:10

Palembang: Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menerima sebanyak 18 ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk disalurkan pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Seluruh sapi bantuan tersebut telah melalui proses seleksi ketat dan dipastikan dalam kondisi sehat.

"Sejak dilantiknya Presiden Ke-8 RI, ada perubahan mekanisme. Jadi seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia ditambah satu provinsi mendapatkan sapi bantuan. Untuk Sumsel menerima 18 ekor sapi kurban, karena Sumsel memiliki 17 kabupaten/kota," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel Ruzuan Effendi, dilansir dari Antara, Selasa, 19 Mei 2026. 
 


Ia menjelaskan seluruh sapi yang dipilih memiliki bobot di atas 950 kilogram, bahkan beberapa di antaranya mencapai lebih dari 1,1 ton. Seleksi dilakukan dengan mengutamakan bobot badan sebagai indikator kesehatan hewan sebelum dilanjutkan pemeriksaan kondisi fisik secara menyeluruh.

"Sapi bantuan untuk tingkat provinsi yang terpilih bernama Arjuna dengan bobot sekitar 1.179 kilogram saat penimbangan terakhir dan diperkirakan masih mengalami kenaikan berat badan," ujarnya.

Seluruh hewan kurban bantuan presiden terus dipantau kesehatannya serta diberikan vitamin agar tetap dalam kondisi prima hingga waktu penyerahan.


Ilustrasi sapi kurban. (Pexels)


Saat ini, pihaknya masih menyelesaikan administrasi penyaluran sambil menunggu arahan Sekretariat Presiden terkait jadwal penyerahan bantuan yang kemungkinan dilakukan secara virtual.

Untuk penyaluran, sapi bantuan tingkat provinsi direncanakan diserahkan ke Masjid Taqwa. Sedangkan bantuan untuk Kota Palembang akan disalurkan ke Mushalla Nurul Huda.

Ruzuan mengatakan pemilihan lokasi penyaluran dilakukan berdasarkan arahan presiden. Tujuannya agar distribusi daging kurban dapat menyasar kawasan padat penduduk.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)