Presiden Tegaskan Kereta Api Harus Beri Manfaat ke Semua Rakyat

Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jateng. Foto:Youtube Setpres.

Presiden Tegaskan Kereta Api Harus Beri Manfaat ke Semua Rakyat

Whisnu Mardiansyah • 30 July 2026 12:32

Semarang: Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kamis, 30 Juli 2026. Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan kereta api memiliki peran krusial dalam menjalankan roda perekonomian masyarakat.

"Kereta api menurut pendapat saya terus memainkan peran yang signifikan dalam kehidupan bangsa yang modern. Kereta api adalah instrumen logistik yang ekonomis. Kereta api memberi manfaat kepada rakyat banyak, terutama rakyat yang berpenghasilan rendah," kata Presiden di Stasiun Semarang Tawang, Kamis, 30 Juli 2026

Presiden mengatakan kereta api adalah instrumen ekonomi rakyat serta instrumen sesungguhnya daripada demokratisasi ekonomi. Karena itu, layanan kereta harus mengutamakan kepentingan publik.

"Kereta api harus melayani rakyat. Sehingga di banyak negara, kereta api itu dianggap public service, tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi harus efisien," tegas Presiden.
 


Presiden juga mengingatkan cepatnya laju perjalanan kereta jangan sampai mengorbankan akses bagi wilayah-wilayah kecil. Karena itu, PT Kereta Api Indonesia diminta menyusun perencanaan yang matang dan menyeluruh.

"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta Api Indonesia harus benar-benar berpikir utuh, komprehensif," ujar Presiden.

Kepala Negara menegaskan, moda transportasi berbasis rel itu bukan sekadar alat angkut, melainkan sarana pemerataan ekonomi. Sehingga, pelayanan kereta api wajib berorientasi pada kepentingan umum dan keberpihakan kepada masyarakat.


KAI mulai menguji dua kereta Nusantara Explorer Luxury Sleeper Train. Foto: Dok KAI


Peresmian tersebut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ATR Nusron Wahid, Seskab Teddy Indra Wijaya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dan sejumlah pejabat lainnya.

Stasiun Semarang Tawang pada Semester I tahun ini telah melayani lebih dari 2 juta penumpang. Tahun lalu itu total sekitar 3,8 juta penumpang, jadi peningkatannya itu lebih dari 22 persen setiap tahun. 

(Whisnu M)