Ilustrasi: Pedagang jas hujan menerobos hujan lebat di pedestrian Jalan Sudirman, Jakarta. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz
Hujan Lebat Masih Mengintai Sumut Sepekan ke Depan
Lukman Diah Sari • 4 August 2026 16:19
Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian wilayah Sumatra Utara (Sumut) masih berpotensi diguyur hujan akibat adanya belokan angin serta aktivitas gelombang atmosfer yang aktif.
"Selain itu, juga akibat kondisi udara cukup labil yang mendukung proses konvektif dan pembentukan awan hujan," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Putri Hafizah di Medan, Selasa, 4 Agustus 2026, melansir Antara.
Keberadaan bibit siklon di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra juga memicu terbentuknya belokan angin (shearline) dan daerah konvergensi di wilayah pantai barat hingga lereng timur Sumatra Utara. Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer yang masih aktif serta suhu muka laut yang hangat turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
Kondisi tersebut berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat (lokal) di sejumlah wilayah Sumatra Utara.
"Cuaca di Sumatra Utara dalam sepekan ke depan umumnya didominasi oleh kondisi hujan sedang hingga lebat," kata dia.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Putri Hafizah di Medan memaparkan prakiraan cuaca Sumatra Utara untuk sepekan ke depan. ANTARA/Juraidi
Adapun wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain Kabupaten Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Batubara, Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Pakpak Bharat.
Kondisi yang sama juga dapat terjadi di Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Simalungun, Pematangsiantar, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Gunung Sitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.