Ilustrasi: Gunung Ibu di Halmahera Barat meletus. ANTARA/HO- PGA Gunung Ibu
Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 2 Km
Lukman Diah Sari • 14 September 2026 12:29
Jakarta: Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkonfirmasi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara erupsi pada Senin, 14 September 2026. Tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak.
Kepala Badan Geologi Lana Saria menyampaikan letusan gunung api tersebut terekam tepat pada pukul 11.55 WIT. Dia mengungkap amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sekitar 46 detik.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut. Saat ini Gunung Ibu berada pada status Level II Waspada," kata Lana, melansir Antara.
Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah saat terjadi hujan abu diimbau menggunakan masker pelindung pernapasan dan kacamata guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan.
Sebagaimana analisis citra satelit RGB Himawari-9 yang dilakukan tim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran debu vulkanik meluas mencakup sebagian wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, hingga Teluk Kao.
.jpeg)
Dokumentasi letusan Gunung Ibu dengan tinggi kolom 1.500 meter pada pukul 15:44 WIT teramati dari Pos Pengamatan Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada Kamis (16/1). Sumber Foto : Pusdatinkom BNPB
Badan Geologi juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
"Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak menyebarkan narasi bohong, serta memantau perkembangan aktivitas Gunung Ibu melalui kanal resmi dan selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah," pesan Lana saria.