Sinabung hingga Semeru, Cek 5 Gunung Api Berstatus Siaga Hari Ini

Aktivitas Gunung Sinabung, Rabu, 2 September 2026. (PVMB Kementerian ESDM)

Sinabung hingga Semeru, Cek 5 Gunung Api Berstatus Siaga Hari Ini

Lukman Diah Sari • 2 September 2026 08:45

Jakarta: Sebanyak lima gunung api aktif di Indonesia saat ini berstatus Level III atau Siaga, berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) per Rabu, 2 September 2026, pukul 08.30 WIB. Gunung-gunung api tersebut terus menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.

Mengutip laman resmi PVMBG Kementerian ESDM, kelima gunung api yang berada pada status Siaga tersebut meliputi:
  1. Anak Krakatau - Lampung

  2. Lewotobi Laki-laki - Nusa Tenggara Timur

  3. Merapi - Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

  4. Semeru - Jawa Timur

  5. Sinabung - Sumatra Utara


Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Foto: PVMBG Kementerian ESDM) 

Berdasarkan laporan aktivitas terbaru periode pengamatan Rabu, 2 September 2026 pukul 00.00–06.00 WIB, rincian aktivitas kegempaan masing-masing gunung api adalah sebagai berikut:
  • Gunung Anak Krakatau mencatatkan 18 kali gempa Hembusan (amplitudo 9–23 mm, lama gempa 20–39 detik), 76 kali gempa Low Frequency (amplitudo 7–36 mm, lama gempa 7–19 detik), 68 kali gempa Hybrid/Fase Banyak (amplitudo 7–43 mm, lama gempa 7–22 detik), serta 1 kali gempa Tremor Menerus (amplitudo 0,5–8 mm, dominan 1 mm).

  • Gunung Lewotobi Laki-laki mencatatkan 3 kali Tremor Non-Harmonik (amplitudo 2,9–5,1 mm, lama gempa 77–92 detik) dan 16 kali gempa Tektonik Jauh (amplitudo 4,4–47,3 mm, S-P 16,8–42 detik, lama gempa 43–105 detik).

  • Gunung Merapi mengalami 22 kali gempa Guguran (amplitudo 2–27 mm, lama gempa 37,17–193,83 detik) serta 19 kali gempa Hybrid/Fase Banyak (amplitudo 2–25 mm, S-P 0,5–0,7 detik, lama gempa 12,98–58,7 detik).

  • Gunung Semeru mencatatkan 30 kali gempa Letusan/Erupsi (amplitudo 10–22 mm, lama gempa 44–135 detik), 7 kali gempa Guguran (amplitudo 2–4 mm, lama gempa 35–67 detik), 2 kali gempa Hembusan (amplitudo 4–8 mm, lama gempa 63–68 detik), 1 kali gempa Harmonik (amplitudo 16 mm, lama gempa 104 detik), dan 1 kali gempa Tektonik Jauh (amplitudo 20 mm, S-P 13 detik, lama gempa 40 detik).

  • Gunung Sinabung merekam 5 kali gempa Hybrid/Fase Banyak (amplitudo 2–6 mm, lama gempa 8–12 detik), 4 kali gempa Vulkanik Dalam (amplitudo 2–22 mm, S-P 1,2–1,6 detik, lama gempa 7–10 detik), serta 1 kali gempa Tremor Menerus (amplitudo 2–3 mm, dominan 2 mm).

Masyarakat maupun wisatawan diimbau untuk mematuhi seluruh larangan beraktivitas di zona-zona bahaya yang telah ditentukan. Warga diminta mewaspadai potensi ancaman awan panas maupun guguran lava di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu dari puncak gunung api, serta senantiasa mematuhi arahan resmi dari petugas di lapangan.

(Lukman Diah Sari)